Akurat

Putin Kembali Tunjuk Ekonom Jadi Wakil Menhan Rusia

Demi Ermansyah | 22 Mei 2024, 11:16 WIB
Putin Kembali Tunjuk Ekonom Jadi Wakil Menhan Rusia

AKURAT.CO Presiden Rusia, Vladimir Putin beberapa waktu lalu kembali menunjuk Mantan Wakil Menteri Perekonomian Oleg Savelyev sebagai Wakil Menteri Pertahanan.

Di mana penunjukan kembali Ekonom untuk menempati sektor krusial seperti Kementerian Pertahanan dilakukan Putin sebagai bagian dari niat untuk meningkatkan efisiensi ekonomi terhadap perang antara Rusia dan Ukraina. Dilansir Reuters, sebelumnya Oleg merupakan sosok yang pernah bekerja di Kementerian Perekonomian dari tahun 2008 hingga 2014.

Seperti yang diketahui, pasca aneksasi Krimea oleh Rusia, Savelyev menjabat sebagai Menteri Urusan Krimea pada 2014-2015. Selama lima tahun terakhir, dirinya pun mendapat kepercayaan untuk menjadi auditor di Kamar Rekening Rusia, yang mengawasi pengeluaran pertahanan dan keamanan negara.

Baca Juga: Nyeleneh, Vladimir Putin Angkat Ekonom Jadi Menteri Pertahanan Rusia

Sebelumnya, Putin memecat Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan menggantikannya dengan Andrei Belousov. Belousov merupakan seorang ekonom dan mantan wakil perdana menteri.

Langkah ini diambil dalam upaya untuk mempersiapkan Rusia menghadapi perang ekonomi dengan mencoba memanfaatkan pengeluaran pertahanan dengan lebih baik dan memanfaatkan inovasi yang lebih besar untuk memenangkan perang di Ukraina.

Lebih dari dua tahun setelah perang, yang memakan banyak korban di kedua belah pihak, Putin mengusulkan Andrei Belousov, mantan wakil perdana menteri berusia 65 tahun yang berspesialisasi di bidang ekonomi, untuk menggantikan sekutu jangka panjangnya, Sergei Shoigu, 68 tahun, sebagai menteri pertahanan.

Menurut Kremlin, Putin menginginkan Shoigu, yang bertanggung jawab di bidang pertahanan sejak tahun 2012, menjadi sekretaris Dewan Keamanan Rusia yang kuat, menggantikan Nikolai Patrushev, dan juga memiliki tanggung jawab atas kompleks industri militer. Patrushev akan mendapatkan pekerjaan baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.