AKURAT.CO Penguatan atau apresiasi rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa terakhir membawa cuan ke beberapa emiten di pasar modal, menurut Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani.
Arjun menilai meski rupiah sempat melemah dan memberi manfaat untuk emiten yang bergantung terhadap eskpor untuk mayoritas pendapatan mereka, akan tetapi saat ini rupiah melanjutkan tren penguatan dan mayoritas emiten di Indoneisa lebih besar porsi penjualan domestik dibandingkan ekspor.
Dengan demikian penguatan rupiah memberi dampak positif ke mereka, termasuk juga emiten perbankan top 4, TLKM, INDF, GOTO yang turut karena salah satu alasannya dapat pendorongan dari sentimen positif penguatan rupiah.
Baca Juga: Tak Selalu Buruk, Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pengusaha Ini
"Mayoritas bisnis mereka domestik, jadi wajar ketika rupiah menguat belakangan ini mereka juga ikut cuan. Emiten sektor kesehatan yang sangat bergantung terhadap impor bahan baku dari luar negeri seperti KLBF juga menguat pagi ini," kata Arjun kepada Akurat.co, Senin (6/11/2023).
Ditambahkan Arjun, rupiah saat ini tapi menguat menuju ke level Rp15.500 per dolar AS, dari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp15.900 bahkan hampir menyentuh level Rp16.000 per dolar AS.
Berdasarkan data Google Finance, Senin (6/11/2023) pukul 13.33 WIB, rupiah menguat 364,5 poin atau 2,29% ke Rp15.543 per dolar AS.
Penguatan ini memberikan sentimen positif ke pasar saham dan rata-rata harga saham emiten juga turut menguat seiring dengan penguatan ini, yang terlihat dari indeks LQ45 yakni saham big caps yang sedang naik bahkan naik lebih tinggi dibandingkan indeks harga saham gabungan atau IHSG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








