Akurat

Apa yang Menyebabkan Iran Menjadi Negara Syiah di Dunia?

Fajar Rizky Ramadhan | 1 Mei 2024, 07:00 WIB
Apa yang Menyebabkan Iran Menjadi Negara Syiah di Dunia?

AKURAT.CO Iran, sebuah negara yang kaya akan sejarah, budaya, dan pengaruh politik, telah lama menjadi pusat perhatian dunia sebagai negara Syiah yang dominan. Namun, apa yang sebenarnya menyebabkan Iran menjadi pusat kekuatan Syiah di dunia?

Pembentukan Islam Syiah:

Pertama-tama, untuk memahami fenomena ini, kita perlu melihat akar dari aliran Islam Syiah. Syiah berasal dari perpecahan politik dan keagamaan yang muncul setelah kematian Nabi Muhammad pada abad ke-7 Masehi. Perselisihan mengenai siapa yang berhak menggantikan Nabi sebagai pemimpin umat Muslim membentuk perpecahan antara Syiah dan Sunni.

Revitalisasi Syiah di Iran:

Pada abad ke-16, dinasti Safawi di Iran secara resmi mengadopsi Islam Syiah sebagai agama negara. Kekuatan politik Safawi memperkuat posisi Syiah dalam politik dan budaya Iran, yang kemudian menjadi negara Syiah pertama di dunia.

Baca Juga: Hukum Ayah yang Tidak Memaafkan Anaknya dalam Islam: Pelajaran dari Hadits Nabi

Pengaruh Khomeini dan Revolusi Islam:

Pada abad ke-20, Revolusi Islam Iran di bawah pimpinan Ayatollah Khomeini mengubah lanskap politik Iran secara drastis. Revolusi ini menggulingkan pemerintahan sekuler Shah Reza Pahlavi dan mendirikan Republik Islam, yang dikelola oleh para pemimpin agama Syiah. Khomeini memperkuat pengaruh agama dalam politik dan menyebarkan visi Syiah di seluruh dunia, terutama di dunia Muslim.

Perang Iran-Irak:

Perang Iran-Irak pada tahun 1980-an juga memainkan peran penting dalam memperkuat identitas Syiah Iran. Meskipun Iran didukung oleh mayoritas umat Syiah di Timur Tengah, terutama di Lebanon dan Irak, perang tersebut mengkonsolidasikan persatuan dalam masyarakat Iran melawan ancaman dari luar.

Pengaruh Luar:

Pengaruh asing juga memainkan peran dalam mengukuhkan identitas Syiah Iran. Sanksi internasional terhadap Iran dan dukungan regional untuk pemberontak Syiah di negara-negara seperti Suriah dan Yaman telah memperkuat persepsi Iran sebagai pelindung umat Syiah di seluruh dunia.

Dengan kombinasi faktor sejarah, politik, dan budaya ini, Iran telah menjadi negara Syiah yang dominan di dunia, dengan pengaruhnya yang meresap dalam politik dan kehidupan umat Muslim di seluruh dunia.

Pelestarian Identitas Kultural:

Selain faktor-faktor politik dan agama, pelestarian identitas kultural juga memainkan peran penting dalam menjaga Iran sebagai negara Syiah di dunia. Iran memiliki warisan budaya yang kaya, yang termasuk ritual keagamaan Syiah, arsitektur yang megah, seni rupa yang indah, dan sastra yang beragam. Pemerintah Iran secara aktif mempromosikan dan melindungi warisan budaya ini, yang membantu memperkuat identitas Syiah di negara ini.

Baca Juga: Sejarah Penyebaran Agama Islam di Negara Uzbekistan

Pendidikan dan Dakwah:

Pendidikan dan dakwah juga memiliki peran besar dalam mempertahankan identitas Syiah di Iran. Sekolah-sekolah agama dan lembaga-lembaga dakwah Syiah tersebar luas di seluruh negeri, menyebarkan ajaran dan nilai-nilai Islam Syiah kepada generasi muda. Ini membantu memastikan bahwa identitas Syiah terus diwariskan dan dipertahankan dari generasi ke generasi.

Kekuatan Ekonomi:

Iran, sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, memiliki kekuatan ekonomi yang signifikan. Kekuatan ekonomi ini memberikan Iran pengaruh politik dan diplomatik yang besar di tingkat internasional, yang digunakan untuk mendukung dan memperluas pengaruh Syiah di seluruh dunia.

Resistensi Terhadap Pengaruh Asing:

Meskipun terbuka terhadap perdagangan dan hubungan diplomatik dengan negara-negara lain, Iran telah menunjukkan resistensi terhadap pengaruh asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam Syiah. Hal ini membantu menjaga keaslian identitas Syiah di negara ini dan mencegah pengaruh asing yang mungkin mengancam kedaulatan agama dan budaya Iran.

Dengan demikian, kombinasi dari faktor-faktor ini telah menjadikan Iran sebagai negara Syiah yang kuat dan dominan di dunia. Dengan warisan sejarah, kekuatan politik, kekayaan budaya, dan keberlanjutan pendidikan agama, Iran terus mempertahankan identitas Syiahnya yang unik dan menginspirasi jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.