OJK: Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Bisnis Asuransi Properti

AKURAT.CO Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belum mengganggu kinerja bisnis asuransi properti atau harta benda yang masih menjadi salah satu penyumbang premi terbesar industri asuransi umum.
Data OJK menunjukkan pendapatan premi lini usaha harta benda mencapai Rp10,96 triliun hingga April 2026. Sementara nilai klaim tercatat sebesar Rp4,28 triliun.
Pada industri reasuransi gabungan, premi lini usaha ini mencapai Rp4,51 triliun dengan klaim sebesar Rp1,30 triliun.
Baca Juga: OJK Sita 41 Aset Terkait Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP Medan
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, pelemahan rupiah memang berpotensi memengaruhi lini usaha yang memiliki eksposur terhadap aset dan proyek berbasis valuta asing.
"Pelemahan rupiah memang berpotensi berpengaruh. Namun hingga saat ini, industri dinilai masih mampu mengelola risiko tersebut melalui penerapan manajemen risiko, pengaturan retensi yang prudent, serta dukungan program reasuransi," ujar Ogi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Data ini menjadi penting karena sektor properti dan pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Kebutuhan perlindungan terhadap aset fisik, proyek konstruksi, dan fasilitas bisnis tetap tinggi meski terjadi gejolak nilai tukar.
Dalam beberapa tahun terakhir, lini usaha harta benda konsisten menjadi salah satu kontributor utama premi industri asuransi umum karena berkaitan erat dengan aktivitas pembangunan dan investasi.
Baca Juga: OJK: Bank Akan Optimalkan CASA di Tengah Suku Bunga Tinggi
OJK memperkirakan prospek bisnis ini masih positif seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur, pertumbuhan sektor properti, serta meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap perlindungan aset.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan








