OJK Siap Jaga Arus Modal Asing Jelang Rebalancing Indeks Global

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas pasar modal domestik tetap terjaga di tengah penyesuaian yang dilakukan sejumlah penyedia indeks global terhadap saham-saham Indonesia.
Regulator menegaskan koordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi dampak terhadap arus modal dan likuiditas pasar.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, OJK terus memonitor perkembangan yang terjadi seiring kebijakan sejumlah lembaga penyedia indeks internasional yang melakukan penyesuaian komposisi saham Indonesia dalam indeks acuan global.
Baca Juga: OJK Denda 97 Pelaku Pasar Modal Senilai Rp85,04 Miliar per Mei 2026
"OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO), yaitu Bursa Efek Indonesia, KPEI, dan KSEI, terus mencermati perkembangan pasar serta melakukan koordinasi yang intens dengan seluruh stakeholders dan pelaku pasar untuk memastikan seluruh proses transaksi serta manajemen risiko berjalan dengan baik selama masa penyesuaian indeks tersebut," kata Hasan Fawzi, Jumat (5/6/2026).
Menurut Hasan, berbagai kebijakan stabilisasi yang telah diterapkan otoritas pasar modal sejauh ini masih efektif dalam menjaga ketahanan pasar domestik menghadapi dinamika global. Karena itu, regulator belum melihat kebutuhan untuk melakukan perubahan kebijakan secara drastis dalam waktu dekat.
"Kebijakan stabilisasi pasar yang saat ini diberlakukan dinilai masih relevan dan efektif untuk menjaga stabilitas pasar modal Indonesia di tengah perkembangan pasar global," ujarnya.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap keputusan sejumlah penyedia indeks global yang secara berkala melakukan rebalancing atau penyesuaian bobot saham berdasarkan kapitalisasi pasar, likuiditas, free float, hingga aksesibilitas pasar suatu negara.
Penyesuaian tersebut berpotensi memengaruhi aliran dana investor institusi global yang menggunakan indeks sebagai acuan investasi pasif.
Sebagai informasi, perubahan bobot saham Indonesia dalam indeks global kerap menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memicu perpindahan dana asing dalam jumlah besar pada periode rebalancing.
Pada beberapa kasus sebelumnya, perubahan komposisi indeks global mampu mendorong lonjakan volume transaksi harian dan meningkatkan volatilitas harga saham tertentu.
Meski demikian, OJK menilai fundamental pasar modal Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang relatif solid. Selain didukung oleh pertumbuhan jumlah investor domestik yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, likuiditas pasar juga dinilai cukup untuk menyerap potensi tekanan akibat perubahan alokasi dana global.
Untuk memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di mata investor internasional, OJK juga terus melanjutkan agenda reformasi regulasi.
Hasan mengungkapkan bahwa regulator baru saja menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 3 Tahun 2026 mengenai penyelenggaraan kegiatan usaha perusahaan efek yang menjalankan fungsi penjamin emisi efek dan perantara pedagang efek.
Selain itu, OJK juga telah menerbitkan POJK Nomor 5 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan kegiatan usaha manajer investasi. Regulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan tata kelola industri pasar modal sekaligus memperkuat perlindungan investor.
"OJK juga tengah menyusun rancangan POJK mengenai perdagangan karbon melalui bursa karbon sebagai bagian dari pengembangan instrumen investasi dan pendalaman pasar keuangan nasional," kata Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









