Menkeu Pastikan APBN Masih Aman Meski Rupiah di Rp17.500

AKURAT.CO Pemerintah memastikan stabilitas fiskal dan pasar keuangan tetap terjaga di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang kini berada di atas asumsi APBN 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih mengandalkan sumber pendanaan internal untuk menjaga stabilitas pasar obligasi domestik.
Sumber dana tersebut berasal dari kas pemerintah dan Saldo Anggaran Lebih (SAL), tanpa mengaktifkan penuh skema bond stabilization fund (BSF) yang melibatkan special mission vehicle (SMV).
“Perhitungan APBN masih relatif aman karena simulasi fiskal menggunakan asumsi kurs yang lebih tinggi,” ujar Purbaya.
Baca Juga: Purbaya Benahi Iklim Investasi Lewat Pendekatan Bottom Up Bukan Top Down
Pemerintah menilai langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan eksternal yang memicu pelemahan rupiah dan kenaikan yield Surat Berharga Negara (SBN).
Berdasarkan data perdagangan Selasa (12/5), rupiah ditutup melemah ke level Rp17.529 per dolar AS, turun 115 poin dibanding penutupan sebelumnya.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan intervensi di pasar obligasi untuk menahan kenaikan yield SBN yang dinilai berpotensi memicu arus modal keluar.
Dalam konferensi pers KSSK sebelumnya, pemerintah menegaskan stabilisasi pasar surat utang menjadi bagian penting dalam menjaga sistem keuangan nasional tetap stabil.
Baca Juga: Rupiah Kian Tertekan, Purbaya: Itu Kewenangan Bank Sentral
Kebijakan tersebut ditempuh untuk meminimalkan gejolak di pasar domestik sekaligus menjaga daya tarik aset keuangan Indonesia di mata investor global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








