Porsi Investasi Dapen-Asuransi di Bursa Naik jadi 20 Persen, Ekonom Ingatkan Risiko Asabri Jilid 2

AKURAT.CO Ekonom dan Direktur Eksekutif Celios, Bima Yudhistira, menilai mundurnya pimpinan OJK bukan peristiwa biasa, melainkan sinyal adanya tekanan kuat dari eksekutif dalam arah kebijakan investasi sektor keuangan.
Tepatnya, kebijakan Pemerintah menaikkan batas investasi dana pensiun (dapen) dan asuransi di pasar modal dari 8% menjadi 20% (dibatasi pada LQ 45) sebagai upaya memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.
Menyusul pengumuman ini, BPJS TK pun berencana menambah alokasi investasi saham secara bertahap hingga 20–25% dari dana kelolaan. Saat ini, alokasi saham memiliki porsi sekitar 12%–13% dari total dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang mencapai Rp900 triliun.
Situasi ini dinilai berpotensi mengguncang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menurunkan kepercayaan investor, serta memicu risiko sistemik yang mengingatkan pada kasus besar seperti Asabri.
Baca Juga: OJK Wajibkan Asuransi dan Dapen Alokasikan Dana Pengembangan SDM
Tekanan Eksekutif dan Perubahan Arah Investasi
Risiko Asabri Jilid II Mengintai
Independensi OJK Dipertanyakan, Ekonomi Berisiko Bergejolak
Investor Global Berpotensi Menjauh dari Indonesia
IHSG Berisiko Koreksi di Awal Pekan
Langkah Mendesak OJK dan BEI untuk Pulihkan Kepercayaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









