Perkuat Fondasi Ekspansi Regional, Kedua Kalinya Elitery Raih Sertifikasi Great Place To Work®

AKURAT.CO, Emiten Elitery alias PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), kembali meraih sertifikasi resmi sebagai Great Place to Work® (GPTW) untuk 2026.
Perusahaan penyedia layanan IT managed services ini menyebutkan, pencapaian tersebut bertepatan dengan langkah besar perseroan memperluas jangkauan ke pasar internasional serta berbagai apresiasi industri yang diterima sepanjang tahun.
Berdasarkan survei independen Trust Index©, sebanyak 88% karyawan Elitery menyatakan perusahaan merupakan tempat kerja luar biasa. Angka ini jauh melampaui rata-rata global sebesar 59%.
Baca Juga: Kolaborasi Elitery-IPB Kompak Hadirkan Transformasi Pendidikan: Dosen Digital
Hasil ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjaga budaya kerja dengan tingkat kepercayaan tinggi (high-trust) yang berorientasi pada sumber daya manusia di tengah upaya memperluas skala operasional dan kehadiran dalam tingkat global.
Direktur Utama Elitery Kresna Adiprawira menyampaikan kuatnya fondasi budaya kerja ini turut mendukung ekspansi perusahaan ke pasar Malaysia melalui pembentukan Elitery Global Technology Sdn Bhd dan jalinan kemitraan strategis setempat.
"Elitery kini memperluas jangkauan solusi cloud tingkat lanjut, keamanan siber, dan teknologi berbasis AI untuk mendorong transformasi digital di kawasan regional. Sejalan dengan semangat inovasi dan edukasi, kami juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sunway University untuk memajukan pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara," ujar Kresna, sebagaiman keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Outlook Multifinance 2026: Berburu Emiten dengan Potensi Multibagger
Ia menjelaskan selain capaian regional, tahun 2025 juga mempertegas komitmen perusahaan terhadap keunggulan di berbagai sektor.
Salah satu momen penting adalah penerimaan Jakarta Investment Award (JIA) 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi Elitery terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta. Ini diperkuat dengan kemenangan di ajang Indonesia Industrial Services Awards (IdSAs) 2025 yang mengukuhkan posisi Elitery sebagai penyedia utama IT managed services dalam industri teknologi informasi.
Pada awal tahun, jelas Kresna, Elitery meraih spesialisasi Google Cloud Security-Services Partner, yang membuktikan keahlian mendalam perusahaan dalam keamanan cloud.
Prestasi ini juga tercermin dari penghargaan kepemimpinan individu; Erwin Damar Prasetyo (Direktur Elitery) dinobatkan sebagai Indonesia’s Best CFO 2024 dan Astrid Erawan (Corporate Secretary Elitery) meraih predikat Corporate Secretary Champion 2025 dari SWA Awards atas perannya dalam memperkuat tata kelola perusahaan.
Baca Juga: Emiten Pembiayaan Grup Salim Injeksi Modal Hampir Rp500 Miliar ke Entitas Anak
“Tahun 2025 jadi tonggak penting bagi kami. Pencapaian sertifikasi Great Place to Work® yang kedua berturut-turut dengan tingkat kepuasan 88% ini menegaskan pertumbuhan kami didorong kebahagiaan, kepercayaan, dan komitmen seluruh tim," ujar Kresna.
Ia percaya pemberdayaan tim melalui DNA 5C dan budaya kerja fleksibel Work-From-Anywhere adalah kunci meraih berbagai capaian besar, mulai dari ekspansi ke Malaysia hingga pencapaian kami lainnya pada 2025.
"Kami terus tumbuh dan berkembang, dengan talenta kami tetap menjadi keunggulan utama,” imbuh Kresna.
Baca Juga: Emiten Tambang Emas Peter Sondakh Dapat Pinjaman Sindikasi USD421 Juta dan Rp475 Miliar
Ia menambahkan dengan membangun lingkungan yang menjunjung tinggi kredibilitas (credibility), rasa hormat (respect), keadilan (fairness), kebanggaan (pride), dan kebersamaan (camaraderie), pihaknya terus menarik dan mengembangkan talenta teknologi terbaik untuk mendorong transformasi digital yang berdampak di seluruh kawasan.
Elitery (PT Data Sinergitama Jaya Tbk) adalah penyedia layanan terkelola (IT managed services provider) asal Indonesia yang berfokus pada solusi managed cloud dan managed security.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









