Akurat

Perluas Skala Bisnis, Adira Finance Resmikan Grha Adira di Bali setelah Merger Mandala dan Akuisisi AAF

Idham Nur Indrajaya | 2 Desember 2025, 18:24 WIB
Perluas Skala Bisnis, Adira Finance Resmikan Grha Adira di Bali setelah Merger Mandala dan Akuisisi AAF

AKURAT.CO Adira Finance kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan pembiayaan di Indonesia dengan meresmikan Grha Adira, kantor area baru yang berlokasi di Jl. Mahendradatta No.137, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali. Gedung ini kini menjadi pusat koordinasi operasional untuk wilayah Bali–Nusa Tenggara (BNT), wilayah yang dikenal memiliki potensi pertumbuhan pembiayaan yang tinggi. Peresmian tersebut dihadiri jajaran Direksi Adira Finance, manajemen regional, pimpinan cabang, mitra bisnis, hingga komunitas pelanggan.

Pembukaan kantor baru ini tidak hanya menjadi simbol ekspansi, tetapi juga wujud penguatan fondasi perusahaan dalam memasuki fase transformasi setelah beberapa langkah strategis besar di tahun 2025. Dengan hadirnya Grha Adira, operasional cabang di wilayah BNT diharapkan berjalan lebih selaras, cepat, dan terstandar, sehingga konsumen mendapatkan layanan yang semakin mudah dijangkau dan konsisten di setiap titik kontak.

Peresmian Grha Adira dan Peran Strategisnya untuk Wilayah Bali–Nusa Tenggara

Grha Adira dirancang sebagai pusat kendali regional yang memayungi seluruh aktivitas penjualan, pelayanan, hingga koordinasi antar-cabang di Bali–Nusa Tenggara. Gedung ini mengintegrasikan beberapa fasilitas kunci seperti Kantor Sentra, Adira Expo, hingga Corporate University yang ditujukan untuk menguatkan pelatihan internal karyawan.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menegaskan bahwa kehadiran kantor area ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperkuat pengelolaan operasional di wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

"Peresmian Grha Adira menjadi langkah penting bagi penguatan strategi kami di wilayah Bali–Nusa Tenggara (BNT). Di usia ke-35, kami ingin memastikan bahwa Adira Finance memiliki fondasi operasional yang lebih solid dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran kantor area ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperluas jangkauan pembiayaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti BNT,” Dewa Made Susila melalui pengumuman resmi yang diterima AKURAT.CO, Selasa, 2 Desember 2025.

Melalui fasilitas yang lebih lengkap dan modern, Grha Adira berfungsi sebagai pusat integrasi layanan yang memungkinkan cabang-cabang di bawahnya bergerak dalam ritme yang sama. Penguatan koordinasi wilayah juga menjadi kunci untuk mempercepat eksekusi program dan memastikan standar operasional yang seragam di seluruh jaringan BNT.

Fungsi Regional Command Center yang Lebih Kuat

Menurut Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan, Grha Adira tidak sekadar berfungsi sebagai kantor cabang. Gedung ini juga disiapkan sebagai ruang kolaborasi, pelatihan, serta tempat berlangsungnya berbagai aktivitas yang melibatkan pelanggan dan mitra bisnis.

Ia menjelaskan, Kehadiran Grha Adira adalah bagian dari strategi penjualan dan pelayanan di wilayah Bali–Nusa Tenggara. Selain sebagai kantor cabang untuk melayani konsumen, Grha Adira kami posisikan sebagai pusat regional—ruang untuk pelatihan internal, kolaborasi tim, serta berbagai aktivitas bersama pelanggan dan mitra bisnis.”

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan kantor serupa akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan pengalaman pelanggan, kualitas layanan, serta konsistensi koordinasi antar-regional.

Momentum Peresmian yang Selaras dengan Transformasi Perusahaan

Pembukaan Grha Adira menarik perhatian publik karena bertepatan dengan langkah besar perusahaan pada 2025: penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance sejak 1 Oktober 2025 dan penyelesaian pengalihan portofolio Arthaasia Finance (AAF) pada 7 November 2025. Kedua langkah strategis ini memperluas jaringan layanan, memperkaya portofolio pembiayaan, sekaligus meningkatkan volume operasional secara signifikan.

Dengan bertambahnya jaringan dan cakupan layanan tersebut, kebutuhan akan pusat komando wilayah yang lebih kuat menjadi semakin mendesak. Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani Mendrofa, menegaskan pentingnya penguatan struktur ini. 

Penggabungan Mandala Finance dan akuisisi portofolio Arthaasia Finance memperluas skala bisnis dan meningkatkan volume layanan yang kami kelola di berbagai wilayah, termasuk Bali–Nusa Tenggara. Dengan bertambahnya jaringan dan portofolio, struktur operasional yang kuat menjadi semakin penting. Kehadiran Grha Adira memastikan bahwa integrasi tersebut didukung oleh koordinasi wilayah yang lebih solid, proses yang lebih terstandar, dan kesiapan operasional yang mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut,” kata Sylvanus.

Hingga Oktober 2025, Adira Finance tercatat memiliki 851 jaringan usaha di seluruh Indonesia, di mana 36 di antaranya berada di wilayah Bali–Nusa Tenggara. Pembangunan kantor area baru ini memperlihatkan kesiapan perusahaan untuk menangani pertumbuhan jaringan yang semakin luas.

Kinerja Wilayah Bali–Nusa Tenggara Tetap Tumbuh Stabil

Di tengah tantangan ekonomi nasional, wilayah BNT menunjukkan kinerja pembiayaan yang kuat dan stabil sepanjang 2025. Hingga September 2025, pembiayaan baru di wilayah tersebut mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh 5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dari total pembiayaan baru Adira Finance, wilayah BNT berkontribusi sekitar 6%. Segmen otomotif menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 81%, sementara 19% berasal dari segmen non-otomotif.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan layanan pembiayaan masyarakat di Bali–Nusa Tenggara terus meningkat. Adira Finance menjadikan kualitas layanan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai kunci utama untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Direktur SDM & Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, menegaskan pentingnya pendekatan layanan yang berorientasi pada pelanggan. Dikatakan olehnya, customer centricity Adira artinya menghadirkan layanan yang relevan, mudah diakses, dan konsisten di seluruh titik kontak.

"Dengan adanya Grha Adira, kami memperkuat kualitas eksekusi pelayanan sekaligus meningkatkan kapabilitas karyawan melalui pengembangan yang lebih terstruktur. Kami ingin memastikan setiap sahabat di wilayah Bali–Nusa Tenggara mendapatkan pengalaman yang terbaik dari Adira Finance," papar Swandajani.

Regional Executive Officer Wilayah Bali–Nusa Tenggara, Anak Agung Gede Sasmatra Putra, juga menekankan bahwa di usia ke-35 tahun, perusahaan semakin berfokus pada penguatan pondasi regional. Baginya, Grha Adira akan menjadi motor utama untuk mendorong wilayah BNT terus menjadi kontributor penting bagi pertumbuhan perusahaan.

Penutup

Hadirnya Grha Adira di Denpasar menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi Adira Finance. Gedung ini tidak hanya menjadi kantor regional, tetapi juga pusat integrasi layanan yang mempercepat koordinasi, meningkatkan kualitas operasional, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik di wilayah Bali–Nusa Tenggara. Dengan fondasi yang semakin solid dan jaringan yang terus berkembang, Adira Finance menunjukkan kesiapan untuk melayani kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan terbaru seputar layanan dan program Adira Finance, pantau terus update selengkapnya lewat kanal resmi dan berita terbaru dari AKURAT.CO.

Baca Juga: Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Karawang: Komitmen Lingkungan yang Berkelanjutan di Usia ke-35

Baca Juga: Adira Finance Genap 35 Tahun! Ini Daftar Keuntungan dan Promo Besar untuk Nasabah

FAQ

1. Apa tujuan utama Adira Finance melakukan penggabungan dengan Mandala Finance dan mengakuisisi portofolio Arthaasia Finance (AAF)?
Integrasi ini bertujuan memperluas jaringan layanan, memperkaya portofolio pembiayaan, dan memperkuat kapabilitas operasional perusahaan. Dampaknya terlihat langsung pada peningkatan skala bisnis dan volume layanan, termasuk di wilayah Bali–Nusa Tenggara.

2. Bagaimana dampak integrasi tersebut terhadap pelayanan Adira Finance di wilayah Bali–Nusa Tenggara?
Dengan bertambahnya jaringan dan portofolio, Adira Finance memerlukan struktur operasional yang lebih kuat. Kehadiran Grha Adira sebagai kantor area membantu mempercepat koordinasi, menjaga standar layanan, dan meningkatkan kecepatan eksekusi di lapangan.

3. Kenapa Bali menjadi wilayah yang diprioritaskan dalam ekspansi Adira Finance?
Bali–Nusa Tenggara merupakan wilayah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, kontribusi pembiayaan yang stabil, serta pasar otomotif dan non-otomotif yang terus berkembang. Hal ini membuat wilayah BNT menjadi salah satu motor pertumbuhan Adira Finance.

4. Bagaimana kinerja pembiayaan Adira Finance di wilayah BNT setelah integrasi?
Hingga September 2025, wilayah BNT mencatat pembiayaan baru sebesar Rp1,7 triliun atau tumbuh 5% secara tahunan, dengan kontribusi 6% terhadap total pembiayaan Adira Finance secara nasional.

5. Apakah layanan untuk pelanggan berubah setelah penggabungan Mandala Finance dan AAF?
Layanan tetap berjalan seperti biasa, bahkan diperkuat melalui standar operasional yang lebih konsisten, jaringan yang diperluas, serta peningkatan kapabilitas SDM dan fasilitas regional seperti Corporate University dan Adira Expo.

6. Apa peran Grha Adira bagi operasional wilayah Bali–Nusa Tenggara?
Grha Adira berfungsi sebagai pusat koordinasi regional yang memastikan seluruh cabang di wilayah BNT berjalan dengan ritme yang sama. Gedung ini juga menjadi tempat pelatihan karyawan, pusat pelayanan, dan ruang kolaborasi bagi mitra serta pelanggan.

7. Bagaimana integrasi perusahaan memengaruhi kualitas layanan kepada pelanggan?
Dengan struktur koordinasi yang lebih solid dan proses kerja yang lebih terstandar, pelanggan mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, relevan, dan konsisten di seluruh titik kontak layanan.

8. Apakah integrasi ini menciptakan peluang kerja baru di wilayah Bali–Nusa Tenggara?
Secara tidak langsung, ya. Pertumbuhan jaringan, peningkatan volume layanan, dan penguatan struktur wilayah berpotensi menambah kebutuhan SDM untuk operasional, pelayanan, dan pelatihan.

9. Apa dampak integrasi ini terhadap segmen pembiayaan otomotif dan non-otomotif?
Pertumbuhan wilayah BNT tetap didominasi pembiayaan otomotif sebesar 81%, sementara non-otomotif berkontribusi 19%. Integrasi memperkuat kedua segmen melalui jaringan layanan yang lebih luas dan strategi penjualan yang lebih terarah.

10. Di mana masyarakat bisa mendapatkan informasi terbaru mengenai program dan layanan Adira Finance?
Informasi lengkap tersedia di situs resmi www.adira.co.id serta melalui kanal media sosial resmi Adira Finance.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.