Akurat

Fitch Kerek Peringkat Pan Brothers Jadi B dengan Outlook Stabil

M. Rahman | 26 November 2025, 14:59 WIB
Fitch Kerek Peringkat Pan Brothers Jadi B dengan Outlook Stabil

AKURAT.CO Fitch Ratings Indonesia telah meningkatkan peringkat Jangka Panjang Nasional PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), produsen garment berbasis di Indonesia, menjadi 'B-(idn)' dari 'RD(idn)' dengan outlook stabil.

Kenaikan peringkat ini mengikuti penyelesaian proses restrukturisasi Pan Brothers, dengan penerbitan obligasi baru dan Obligasi Wajib Konversi (MCB) pada 14 November 2025 sebagai bagian dari struktur modal baru.

Peringkat Nasional 'B' menunjukkan tingkat risiko gagal bayar yang meningkat secara signifikan dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.

"Kegiatan usaha dan operasional Perseroan masih berjalan normal hingga saat ini," ujar Direktur PBRX, Fitri Ratnasari Hartono dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: Tuntaskan Utang, Pan Brothers Jajaki Rights Issue US$50 Juta di 2022

Peringkat ini mencerminkan berkurangnya tekanan likuiditas dan restrukturisasi utang mengingat tidak adanya jatuh tempo utang dalam jangka pendek. Namun, likuiditas tetap terbatas akibat akses pendanaan yang terbatas, kebutuhan modal kerja yang tinggi, serta risiko pelaksanaan dalam pemulihan operasional perusahaan.

Penurunan likuiditas, termasuk kegagalan dalam memenuhi kewajiban utang bisa menurunkan peringkat ke depan. Sebaliknya, peningkatan pendapatan dan EBITDA, yang menyebabkan peningkatan berkelanjutan dalam perolehan CFO dan deleveraging bisa meningkatkan peringkat.

Seperti diketahui, Pan Brothers merupakan produsen garmen di Indonesia, dengan kapasitas produksi sampai dengan 111 juta unit per tahun. Adidas dan Uniqlo adalah di antara pelanggan utama perusahaan ini dan ekspor mewakili sekitar 94% dari total penjualan pada tahun 2024.

Fitch juga mencatat dari sisi likuiditas, emiten ini masih terbatas, dengan akses pendanaan yang terbatas. Perusahaan memiliki kas tersedia sebesar USD13,8 juta dan tidak ada fasilitas komitmen yang belum ditarik hingga akhir September 2025.

Perusahaan hanya memiliki fasilitas letter of credit dari PT Bank UOB Indonesia dan pembiayaan vendor untuk mendukung kebutuhan modal kerjanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa