Rupiah Melemah di Awal Pekan Tertekan Sentimen Risk-Off Global

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah kembali terkoreksi pada awal perdagangan Selasa (18/11/2025), dipengaruhi meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan global setelah indeks saham Wall Street ditutup melemah pada sesi sebelumnya.
Dikutip dari data Bloomberg, Selasa (18/11/2025) menunjukkan rupiah di pasar spot melemah 19 poin atau 0,11% ke posisi Rp16.755 per USD pada pukul 09.02 WIB. Sementara itu, indeks dolar AS turun tipis 0,05% ke level 99,53.
Pelemahan ini melanjutkan tren pada perdagangan Senin (17/11/2025), ketika rupiah ditutup turun 29 poin di level Rp16.736 per USD.
Baca Juga: Rupiah Tertekuk 11 Poin ke Level Rp16.728
Tekanan tidak hanya dirasakan rupiah, tetapi juga sebagian besar mata uang Asia. Data Trading View memperlihatkan pelemahan serempak mata uang regional akibat meningkatnya aversi risiko investor menyusul sentimen negatif dari pasar saham AS.
“Sentimen aversi risiko membuat dolar AS lebih diminati,” kata analis valas senior National Australia Bank (NAB) Rodrigo Catril dalam laporannya.
Menurut Catril, pelaku pasar kini mencermati risiko dari sektor teknologi, terutama menjelang rilis laporan keuangan Nvidia pada Rabu mendatang.
Kekhawatiran terhadap prospek emiten teknologi berbasis kecerdasan buatan disebut turut memicu pergerseran preferensi investor ke aset aman.
Baca Juga: Rupiah Digital Jadi Tonggak Baru Ekonomi, Upbit Indonesia Sambut Positif Inisiatif BI
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang juga menunjukkan tekanan. Berdasarkan data LSEG, won Korea Selatan (USD/KRW) melemah 0,2% ke 1.465,30 per dolar AS. Ringgit Malaysia (USD/MYR) turun 0,4% ke 4,1660, sementara dolar Australia (AUD/USD) terkoreksi 0,1% ke 0,6484.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 8Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







