Menteri Maman Siap Targetkan KUR sektor produksi 2026 Capai 62 Persen

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan porsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produksi meningkat hingga 62% pada 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur ekonomi berbasis produksi dan mendorong kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan optimisme itu saat menghadiri Akad Massal KUR di Surabaya, Selasa (21/10/2025). Dirinya menilai, tren peningkatan porsi KUR produksi menunjukkan peningkatan kualitas manajemen usaha para pelaku UMKM.
Baca Juga: UMKM Tenang, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak 0,5 Persen hingga 2029
“Insya Allah 2026 kita targetkan 62 persen untuk KUR sektor produksi. Bank-bank juga sepakat mendorong ke arah itu,” kata Maman.
Menurutnya, penyaluran KUR sektor produksi tahun 2025 telah mencetak sejarah baru dengan realisasi mencapai Rp32,5 triliun atau 60,5% dari total, melampaui target 60%.
“Ini menandakan UMKM kita semakin produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Pemerintah tahun ini mengalokasikan plafon KUR sebesar Rp300 triliun untuk 2,24 juta debitur baru dan 1,7 juta debitur graduasi. Per 20 Oktober 2025, KUR telah tersalur Rp218 triliun kepada lebih dari 3,5 juta debitur.
Baca Juga: Dari Singkong Banjarnegara, UMKM Bangun Kemandirian Ekonomi Lokal
Maman mengapresiasi dukungan seluruh pihak baik bank penyalur, pemerintah daerah, maupun pelaku usaha yang berperan dalam pencapaian tersebut.
“Kami ingin memastikan KUR benar-benar menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi berbasis produksi, bukan sekadar konsumsi,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








