AKURAT.CO Harga emas global tak lama lagi bakal menyentuh level USD3.900 per troy ounce di Bulan Oktober ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, usai emas global ditransaksikan di level US 3.870 hari ini.
"Di bulan Oktober ini akan ada perubahan ya kemungkinan itu di USD3.900 bulan,” ujar Ibrahim di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Menurutnya, pola pergerakan emas menunjukkan konsistensi menuju level-level psikologis baru. Dengan tren kenaikan ini, emas kembali memperlihatkan perannya sebagai aset safe haven utama di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, 1 Oktober 2025: Galeri24 dan Antam Masih Kompak Melaju, UBS Turun!
Salah satu faktor terbesar yang memicu lonjakan harga emas adalah meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan dunia. Di Eropa, situasi memanas setelah Rusia melakukan serangan ke lima wilayah strategis Ukraina.
Serangan tersebut menimbulkan kerugian besar dan mendorong Ukraina meminta bantuan persenjataan canggih dari Amerika Serikat.
“Tensi geopolitik di Eropa yang terus memanas ya dimana Rusia melakukan penyerangan terhadap lima wilayah strategis Ukraina yang membuat banyak sekali kerugian besar bagi Ukraina dan Ukraina meminta bantuan dari Amerika itu adalah Tom Hawk,” ujarnya lagi.
Selain itu, permintaan bantuan berupa misil jelajah Tomahawk dikhawatirkan akan memperpanjang eskalasi perang. NATO bahkan sudah mengultimatum Rusia terkait potensi pelanggaran wilayah udara mereka.
Jika ketegangan ini berlanjut, pasar global diprediksi semakin mencari perlindungan di emas
Tidak hanya di Eropa, Timur Tengah juga tengah menghadapi situasi yang memanas. Pertemuan pemerintah Israel dan Amerika Serikat untuk membahas perdamaian di Jalur Gaza belum menghasilkan kesepakatan.
Penolakan Hamas atas proposal gencatan senjata menambah ketidakpastian kawasan tersebut.
Kondisi geopolitik yang memburuk ini membuat emas semakin diburu investor. Sebagai aset safe haven, emas dinilai mampu memberikan rasa aman di tengah risiko konflik berskala global.
“Ada 20 item yang akan dibuat untuk gencatat senjata yang sampai saat ini masih ditolak oleh Hamas. Ya ini yang membuat perpolitikan di Timur Tengah pun juga ikut memanas karena ada penolakan,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








