AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hingga perdagangan Kamis (25/9/2025) pukul 15.25 WIB terpantau masih di zona merah, turun 53,12 poin (0,65%) ke level 8.073,44.
Rally di pasar saham Indonesia mulai mereda setelah Gubernur The Fed Jerome Powell tidak memberi sinyal pemangkasan suku bunga lebih lanjut, berdasarkan laporan Eastpring Investment.
Sebelumnya pada Rabu (24/9/2025), IHSG naik tipis 0,02% ke level 8.126,56. Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor industrials dan sektor infrastructures menjadi penekan terbesar. LQ45 melemah 0,22% dan IDX80 turun 0,12%.
Sementara itu, investor asing terlihat catat penjualan bersih sebesar Rp524,06 miliar. Nilai tukar Rupiah menguat tipis 0,02% ke IDR 16.685/USD. Dalam pasar obligasi, indeks obligasi turun 0,18% dan imbal hasil SBN tenor 10 tahun naik 4 bps ke level 6,39%.
Baca Juga: Misbakhun: Pasar Percaya Menkeu Purbaya, IHSG Naik Hingga Rupiah Stabil
Di pasar global, saham Amerika Serikat ditutup turun setelah penguatan di perdagangan intraday yang dipicu oleh kabar belanja AI mereda. S&P 500 ditutup turun 0,28%, Nasdaq 100 turun sebesar 0,31%, dan Dow Jones turun 0,37%.
Kabar Alibaba yang berjanji meningkatkan investasi di AI sempat mengangkat sentimen, namun penguatan mereda karena valuasi tinggi dan aksi jual di US Treasury membuat investor berhati-hati.
Imbal hasil UST tenor 10-tahun naik 4 bps menjadi 4,15%. Investor kini menunggu katalis baru di tengah risiko perlambatan pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih tinggi.
Sementara itu, pasar saham Asia menguat, didorong oleh rencana belanja AI Alibaba. MSCI Asia Pacific ditutup datar, Hang Seng Hong Kong melonjak 1,37%, dan CSI 300 China naik 1,02% setelah Alibaba mengumumkan penambahan anggaran belanja pengembangan model AI-nya dan meluncurkan large language model terbarunya, Qwen3-Max.
Sementara, Nikkei Jepang naik 0,30% usai dibuka kembali setelah libur pada hari sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









