Akurat

Apa Itu UMK? Ternyata Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan UMP dan UMR

Nurma Nafisa Faradilla | 19 September 2025, 14:00 WIB
Apa Itu UMK? Ternyata Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan UMP dan UMR

AKURAT.CO Apa itu UMK menjadi pertanyaan yang sering muncul ketika membahas ketentuan upah pekerja di Indonesia.

UMK atau Upah Minimum Kabupaten/Kota adalah standar upah minimum yang berlaku di tingkat kabupaten atau kota yang penting dipahami pekerja dan pengusaha agar hak upah sesuai ketentuan.

Pengertian UMK

UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) adalah upah bulanan terendah yang wajib dibayar oleh pengusaha kepada pekerja di wilayah kabupaten atau kota tertentu.

Nilai UMK ditetapkan oleh gubernur berdasarkan rekomendasi bupati atau wali kota setelah mempertimbangkan saran Dewan Pengupahan Provinsi. Penetapan UMK mengacu pada aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca Juga: Perkuat UMK, Pelindo Latih 100 Pelaku Usaha di Sulawesi Tengah

Kepanjangan UMK

UMK merupakan singkatan dari Upah Minimum Kabupaten/Kota. Istilah ini digunakan secara resmi untuk menggantikan istilah lama UMR agar pengaturan upah lebih spesifik dan sesuai kondisi tiap daerah.

Perbedaan UMK, UMP, dan UMR

UMK berbeda dengan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMR (Upah Minimum Regional). UMK berlaku di kabupaten/kota dan ditetapkan gubernur berdasarkan rekomendasi daerah.

UMP berlaku untuk seluruh provinsi dan menjadi acuan bila UMK belum ditetapkan. Sementara UMR adalah istilah lama yang sudah tidak digunakan secara resmi tetapi masih populer di masyarakat.

Perbedaan penting lainnya adalah nilai UMK biasanya lebih tinggi dibandingkan UMP karena mempertimbangkan biaya hidup masing-masing kabupaten/kota. Sementara UMR sudah tidak dipakai lagi dalam regulasi tetapi istilahnya masih familiar.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-80, Pelindo Gelar Layanan Kesehatan, Edukasi, dan UMK

Dasar Hukum Penetapan UMK

Penetapan UMK diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Regulasi ini menjelaskan UMK dihitung berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan produktivitas tenaga kerja. Penetapan UMK dilakukan setiap tahun dan biasanya berlaku mulai 1 Januari.

Pentingnya Memahami UMK

Memahami UMK penting untuk memastikan pekerja mendapatkan hak upah minimum sesuai ketentuan daerahnya.

Bagi pengusaha, pengetahuan ini membantu mematuhi hukum ketenagakerjaan agar terhindar dari sanksi.

Dengan adanya UMK, kesejahteraan pekerja dapat meningkat dan kesenjangan upah antar wilayah bisa ditekan.

Itulah pembahasan tentang apa itu UMK, kepanjangan Upah Minimum Kabupaten/Kota, serta perbedaan UMK dengan UMP dan UMR.

Dengan memahami UMK, kamu bisa memastikan upah yang diterima sudah sesuai aturan resmi di wilayah masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.