IHSG Dibuka Menguat, Saham Energi dan Logistik jadi Mover
Hefriday | 16 September 2025, 11:22 WIB

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis pada awal perdagangan Selasa (16/9/2025). IHSG tercatat menguat 6,33 poin atau 0,08% ke level 7.943,45 di awal sesi I. Indeks bergerak menghijau di rentang 7.965–7.985 pada menit-menit awal.
Berdasarkan data RTI, volume perdagangan mencapai 1,18 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp682,62 miliar. Aktivitas tercatat cukup ramai dengan 72.425 kali transaksi di awal perdagangan.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 324 saham naik, 101 saham melemah, dan 198 saham stagnan. Kondisi ini mencerminkan optimisme investor meski indeks bergerak terbatas di area psikologis 8.000.
Sejumlah saham langsung melesat tajam dan masuk daftar top gainers. Saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) memimpin dengan kenaikan 20 persen, menjadi yang tertinggi di awal perdagangan.
Diikuti oleh PT Tanah Laut Tbk (INDX) yang melonjak 16,67%, serta PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) yang menguat 13,7%. Tiga saham tersebut menjadi motor penggerak utama sektor energi dan logistik.
Selain itu, saham PT Inggria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) naik 11,92%, dan PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) melesat 10%. Kenaikan ini menunjukkan minat investor terhadap emiten dengan prospek ekspansi bisnis dan potensi pertumbuhan jangka menengah.
Analisisi Reliance Sekuritasmemperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan dengan kisaran support 7.881 dan resistance 7.978. Secara teknikal, IHSG membentuk pola two white soldier, bergerak di atas MA5 dan MA20, serta ditopang indikator stochastic golden cross.
“Dengan formasi teknikal tersebut, IHSG hari ini berpotensi mengalami penguatan lanjutan,” tulis riset tersebut dikutip Selasa (16/9/2025).
Adapun saham pilihan yang direkomendasikan Reliance Sekuritas untuk perdagangan hari ini meliputi ANTM, BUMI, HMSP, dan ADHI. Saham-saham tersebut dipandang memiliki peluang teknikal untuk melanjutkan tren positif dalam jangka pendek.
Dengan kombinasi sentimen teknikal dan aksi beli di saham-saham energi dan logistik, IHSG diproyeksikan mampu bertahan di zona hijau sepanjang perdagangan. Namun, analis tetap mengingatkan agar investor mewaspadai potensi koreksi apabila indeks gagal menembus level resistance di atas 7.978.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










