Akurat

Pentingnya Laporan Arus Kas Bagi Investor: Alat Baca Stabilitas dan Potensi Perusahaan

Eko Krisyanto | 14 September 2025, 11:26 WIB
Pentingnya Laporan Arus Kas Bagi Investor: Alat Baca Stabilitas dan Potensi Perusahaan

AKURAT.CO Dalam dunia investasi, laporan keuangan menjadi kompas utama bagi investor untuk menilai kesehatan suatu perusahaan.

Salah satu instrumen terpenting adalah laporan arus kas, karena dari sinilah investor bisa membaca stabilitas sekaligus potensi pertumbuhan perusahaan di masa depan.

Dilansir dari klikpajak.id, laporan arus kas adalah catatan keuangan yang menunjukkan arus masuk dan keluar uang perusahaan dalam periode tertentu.

Berbeda dengan laba rugi yang sering kali dipengaruhi oleh faktor akuntansi seperti penyusutan atau amortisasi, laporan arus kas fokus pada pergerakan uang nyata.

Laporan ini mencerminkan hasil operasional terkini sekaligus perubahan pada neraca, misalnya naik-turunnya utang maupun piutang.

Dengan kata lain, laporan arus kas menunjukkan seberapa “sehat” perputaran uang perusahaan.

Baca Juga: Mensesneg Angkat Bicara soal Video Capaian Presiden Prabowo Tayang di Bioskop

Tiga Bagian Utama Laporan Arus Kas

  1. Aktivitas Operasi

    Menyajikan arus kas dari kegiatan utama perusahaan, merekonsiliasi laba bersih dengan kas yang benar-benar masuk atau keluar.

  2. Aktivitas Investasi

    Mencatat arus kas dari aktivitas investasi, seperti pembelian atau penjualan aset jangka panjang.

  3. Aktivitas Pendanaan

    Menampilkan arus kas dari kegiatan pendanaan, misalnya penerbitan saham, pinjaman bank, atau obligasi.

Fungsi Laporan Arus Kas Bagi Investor

  1. Menilai Kekuatan dan Potensi Perusahaan

    Investor dapat melihat apakah perusahaan mampu menjaga perputaran kas agar bisnis tetap berjalan lancar di masa depan.

  2. Menjadi Dasar Pengambilan Keputusan

    Laporan arus kas menjadi salah satu tolok ukur utama sebelum investor menaruh modal, bukan hanya sekadar melihat laporan laba rugi.

  3. Membedakan Laba Bersih dan Kas Bersih

    Laba tinggi belum tentu berarti kas sehat. Investor bisa menilai mana perusahaan yang benar-benar menghasilkan uang, bukan hanya angka di atas kertas.

  4. Memahami Investasi dan Pendanaan Perusahaan

    Dari arus kas, investor bisa menilai strategi ekspansi dan sumber pembiayaan perusahaan, apakah sehat atau justru berisiko.

  5. Mengukur Kemampuan Membayar Utang

    Arus kas yang kuat menjadi bukti nyata kesanggupan perusahaan memenuhi kewajiban finansialnya.

Bagi investor, laporan arus kas bukan sekadar formalitas, melainkan alat vital untuk membaca arah perusahaan.

Baca Juga: Eks Ketua PWNU Jatim Desak PBNU Minta Maaf dan Mundur Imbas Skandal Korupsi Haji dan Isu Zionisme

Dengan menganalisis arus kas secara cermat, investor dapat meminimalkan risiko kerugian sekaligus meningkatkan peluang meraih keuntungan jangka panjang.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.