Eks Ketua PWNU Jatim Desak PBNU Minta Maaf dan Mundur Imbas Skandal Korupsi Haji dan Isu Zionisme

AKURAT.CO Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, KH Marzuki Mustamar, angkat bicara terkait dua isu besar yang kini mengguncang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027. Mantan Ketua PWNU Jawa Timur itu mendesak PBNU meminta maaf dan mundur demi menjaga marwah jam’iyyah NU.
“Sebenarnya saya tidak ingin berkomentar terhadap kinerja PBNU 2022–2027. Tidak mau tahu, juga tidak ingin menjejali kepala saya dengan memori perilaku para pemimpin PBNU sekarang. Cukup bagi saya mencatat dan tidak melupakan gestur mereka yang membuat mata publik Indonesia terbelalak, serta kebijakan PBNU yang membikin warga NU ‘nggerundel’ sepanjang jalan,” kata Kiai Marzuki kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).
Baca Juga: Ramai Berita Rekening Dibobol, Apa Hukumnya dalam Islam?
Menurutnya, dugaan keterlibatan PBNU dalam kasus korupsi kuota tambahan haji serta indikasi penyusupan zionisme Israel melalui AKN NU telah meruntuhkan wibawa organisasi. “Dua skandal itu meruntuhkan marwah jam’iyyah NU,” ujarnya.
Kiai Marzuki menegaskan, dampak dari dua kasus tersebut membuat NU dicibir dan mendapat stigma negatif. Namun, ia menekankan bahwa jam’iyyah NU tetap suci dan mulia.
“Yang menjaga kemuliaan NU adalah warga jemaah yang dengan kesederhanaan mendedikasikan dirinya untuk agama, ilmu, kemashlahatan, dan persaudaraan,” ucapnya.
Ia juga menilai bahwa zionisme telah menembus pertahanan PBNU selama lebih dari satu dekade.
“Zionisme masuk menyusuri pikiran petinggi PBNU. Saya tidak akan menjelaskan detail peristiwa atau dokumen yang patut dicurigai. Cukup saya ungkapkan, syukur bila pelaku memberikan klarifikasi,” tegasnya.
Baca Juga: KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Korupsi Kuota Haji ke PBNU
Atas situasi tersebut, Kiai Marzuki menyerukan dua langkah yang harus ditempuh. Pertama, PBNU diminta memohon maaf kepada warga jam’iyyah lalu mundur serta menyerahkan kepemimpinan kepada pemegang mandat organisasi.
Kedua, PBNU bisa mempercepat pelaksanaan Muktamar untuk mempertanggungjawabkan mandat kepemimpinan di hadapan warga NU.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








