Akurat

Apa Itu Dividen Saham? Berikut Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

Eko Krisyanto | 11 September 2025, 14:34 WIB
Apa Itu Dividen Saham? Berikut Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

 

AKURAT.CO Dividen saham adalah bentuk pembagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham dalam wujud saham baru, bukan dalam bentuk uang tunai. Artinya, perusahaan mengalokasikan sebagian laba yang seharusnya dibagikan dalam bentuk uang menjadi tambahan lembar saham yang otomatis dimiliki oleh investor.

Berbeda dengan dividen tunai yang langsung bisa dinikmati sebagai pemasukan, dividen saham lebih menekankan pada peningkatan kepemilikan jangka panjang. Investor akan merasakan manfaatnya ketika jumlah saham yang dimiliki semakin banyak. Dengan begitu, peluang meraih keuntungan dari kenaikan harga saham atau pembagian dividen berikutnya juga semakin besar.

Sebagai contoh, jika seorang investor memiliki 100 lembar saham dan perusahaan memutuskan membagikan dividen saham sebesar 10%, maka ia akan mendapat tambahan 10 lembar. Total saham yang dimilikinya naik menjadi 110 lembar. Meski tidak langsung menerima uang tunai, investor memperoleh nilai berupa kepemilikan yang lebih besar.


Cara Kerja Dividen Saham

Ketika perusahaan mengumumkan pembagian dividen, biasanya akan disebutkan dalam persentase tertentu, misalnya 5%, 10%, atau bahkan lebih. Persentase inilah yang menjadi dasar tambahan saham bagi setiap pemegang saham sesuai jumlah kepemilikan mereka.

Pada tanggal pembagian, saham baru otomatis masuk ke portofolio investor. Tambahan saham ini berasal dari laba perusahaan yang dikonversi menjadi modal saham baru. Akibatnya, jumlah saham beredar di pasar bertambah.

Namun, peningkatan jumlah saham beredar biasanya membuat harga per lembar menyesuaikan agar tetap seimbang dengan nilai perusahaan secara keseluruhan. Jadi meskipun harga per saham terlihat turun, total nilai investasi investor umumnya tidak berubah.

Dalam jangka panjang, justru ada potensi keuntungan lebih besar karena investor kini memiliki lebih banyak saham. Saham tersebut bisa memberikan dividen tunai maupun capital gain di masa depan.


Tujuan Perusahaan Membagikan Dividen Saham

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan memilih membagikan dividen dalam bentuk saham, antara lain:

1. Menghemat Kas Perusahaan

Dengan dividen saham, perusahaan tidak perlu mengeluarkan dana tunai sehingga arus kas tetap terjaga.

2. Menambah Jumlah Saham Beredar

Jumlah saham beredar yang bertambah membuat harga per lembar saham lebih terjangkau. Dampaknya, saham bisa menarik minat lebih banyak investor ritel.

3. Sinyal Optimisme dari Manajemen

Pembagian dividen saham sering dianggap sebagai sinyal positif bahwa perusahaan yakin dengan prospek pertumbuhan jangka panjangnya.

4. Memberi Nilai Tambah bagi Investor

Dengan kepemilikan saham yang bertambah, investor berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar saat harga naik di kemudian hari.


Kesimpulan

Dividen saham adalah salah satu bentuk pembagian keuntungan yang memberikan nilai tambah jangka panjang bagi investor. Meski tidak langsung menghasilkan uang tunai, jumlah saham yang bertambah membuka peluang lebih besar untuk meraih dividen tunai maupun capital gain di masa depan.

Bagi kamu yang sedang belajar investasi, memahami cara kerja dan manfaat dividen saham bisa membantu menentukan strategi jangka panjang yang lebih menguntungkan.


Baca Juga: Apa Itu Saham Second Liner? Inilah Pengertian, Ciri, dan Contoh di Indonesia

Baca Juga: Apa Itu Free Warrant dalam Saham? Simak Penjelasan Lengkap dan Contohnya

FAQ

1. Apa bedanya dividen saham dengan dividen tunai?

Dividen saham diberikan dalam bentuk tambahan lembar saham, sedangkan dividen tunai dibagikan langsung dalam bentuk uang. Dividen saham lebih cocok untuk jangka panjang, sementara dividen tunai bisa langsung menjadi pemasukan.

2. Apakah dividen saham bisa dijual?

Ya, dividen saham yang sudah masuk ke portofolio investor dapat diperdagangkan seperti saham biasa. Investor bisa menjualnya di pasar saham jika membutuhkan likuiditas.

3. Apakah harga saham pasti turun setelah pembagian dividen saham?

Biasanya harga saham akan menyesuaikan karena jumlah saham beredar bertambah. Namun, penurunan harga tersebut tidak mengurangi total nilai investasi investor, karena kepemilikannya juga meningkat.

4. Apakah dividen saham dikenakan pajak?

Di Indonesia, dividen—baik tunai maupun saham—termasuk objek pajak penghasilan. Namun, ketentuan pajaknya bisa berbeda tergantung regulasi yang berlaku dan profil wajib pajak.

5. Mengapa perusahaan lebih memilih membagikan dividen saham?

Salah satu alasan utamanya adalah untuk menghemat kas. Dengan begitu, perusahaan tetap bisa menjaga arus keuangan sekaligus memberi nilai tambah kepada pemegang saham.

6. Apakah semua perusahaan membagikan dividen saham?

Tidak. Pembagian dividen saham tergantung kebijakan masing-masing perusahaan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Beberapa perusahaan hanya membagikan dividen tunai, sementara yang lain bisa memilih dividen saham atau kombinasi keduanya.

Laporan: Bunga Adinda/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.