Akurat

HIPMI Dorong Pemanfaatan KUR Perumahan untuk UMKM Daerah

Demi Ermansyah | 7 September 2025, 21:35 WIB
HIPMI Dorong Pemanfaatan KUR Perumahan untuk UMKM Daerah

AKURAT.CO Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM di daerah, untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Skema ini dinilai menjadi terobosan pemerintah dalam memperkuat ekosistem perumahan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.

Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Humawan Buchari menegaskan, KUR Perumahan bukan hanya soal kepemilikan rumah, melainkan juga instrumen strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil dan menengah.

“Program ini bisa memberikan nilai tambah bagi UMKM agar dapat memiliki rumah sekaligus ruang usaha, sehingga usaha lebih mandiri,” ujarnya di Jakarta, Minggu (7/9/2025).

Baca Juga: Rakerda HIPMI Sumsel 2025, Herman Deru Dorong Pemuda Kendalikan Teknologi untuk Peluang Usaha

KUR Perumahan terbagi menjadi dua sisi penerima manfaat. Dari sisi supply, kredit dapat diakses oleh pengembang, kontraktor, hingga pelaku usaha material bangunan dengan plafon Rp500 juta hingga Rp5 miliar. Sementara, dari sisi demand, kredit diarahkan kepada UMKM yang membutuhkan dukungan modal untuk usaha produktif.

Akbar menilai, jika dijalankan secara profesional, program ini akan menghadirkan multiplier effect yang signifikan. “UMKM bisa naik kelas, tercipta pengusaha baru di daerah, dan pertumbuhan ekonomi nasional akan lebih merata,” katanya.

Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyebut penerbitan aturan KUR Perumahan dalam Permenko Perekonomian Nomor 13 Tahun 2025 merupakan langkah penting memperluas akses pembiayaan sektor hunian. Aturan tersebut menekankan keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung rantai pasok pembangunan perumahan.

Sinergi pemerintah dan HIPMI diharapkan menjadi katalis untuk memperluas dampak program ini. HIPMI, dengan jejaring pengusaha muda di seluruh Indonesia, dinilai mampu mendorong pemanfaatan KUR Perumahan lebih efektif, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pembiayaan.

Baca Juga: Level Up, Jakpus! Gebrakan HIPMI Jakarta Pusat Dorong UMKM Naik Kelas

“Pengusaha daerah perlu memanfaatkan kesempatan ini. Dengan modal yang lebih terjangkau, mereka bisa memperluas usaha, menambah lapangan kerja, sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga,” kata Akbar.

Selain itu, HIPMI menekankan pentingnya literasi pembiayaan bagi UMKM. Banyak pelaku usaha kecil yang belum sepenuhnya memahami skema KUR Perumahan, sehingga sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan. “Edukasi dan pendampingan menjadi kunci agar program ini benar-benar memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari HIPMI, KUR Perumahan diharapkan tidak hanya menjawab tantangan backlog perumahan, tetapi juga menjadi solusi inklusif untuk pertumbuhan ekonomi berbasis daerah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.