Akurat

Inflasi Pendidikan, Berikut 6 Strategi Menyiapkan Dana Kuliah Anak

Yosi Winosa | 31 Agustus 2025, 23:16 WIB
Inflasi Pendidikan, Berikut 6 Strategi Menyiapkan Dana Kuliah Anak

AKURAT.CO Biaya pendidikan di Indonesia terus meningkat atau mengalami inflasi dari tahun ke tahun. Saat ini, rata-rata biaya kuliah di perguruan tinggi negeri berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp20 juta per semester.

Jumlah tersebut bisa jauh lebih besar apabila anak berkuliah di luar kota, karena orang tua harus menanggung tambahan biaya sewa tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat perencanaan dana pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Tanpa persiapan matang, biaya pendidikan dapat menjadi beban besar bagi keluarga. Oleh karena itu, para orang tua disarankan mulai menabung sejak dini agar tujuan finansial untuk pendidikan anak bisa tercapai tepat waktu.

Perencanaan dana pendidikan tidak hanya sekadar menabung, melainkan juga melibatkan strategi alokasi keuangan yang lebih luas. Hal ini mencakup menyisihkan dana tambahan, mengalihkan biaya kebutuhan anak yang berkurang seiring usia, hingga mencari opsi penghematan seperti beasiswa dan pemilihan universitas yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Geger! Rektor Unri Laporkan Mahasiswa yang Kritik Biaya Kuliah Mahal

Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (31/8/2025), berikut enam strategi yang bisa diterapkan orang tua untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak di masa depan:

1. Konsisten Menabung Sejak Dini

Menabung lebih awal merupakan langkah terbaik untuk mempersiapkan dana pendidikan. Meski jumlah yang disisihkan kecil, konsistensi menjadi kunci. 

Misalnya, dengan menabung Rp1 juta per bulan sejak anak lahir hingga berusia 18 tahun, dana yang terkumpul bisa mencapai Rp216 juta.

Apabila dana tersebut ditempatkan pada instrumen investasi dengan imbal hasil rata-rata 5% per tahun, maka nilainya bisa tumbuh menjadi lebih dari Rp227 juta. Jumlah ini dapat meringankan sebagian besar biaya kuliah.

2. Sisihkan Dana Tambahan

Selain tabungan rutin, orang tua bisa mengalokasikan dana tambahan dari penghasilan yang tidak terduga, seperti bonus kerja, pengembalian pajak, atau kenaikan gaji. Dengan disiplin memasukkan dana ekstra ke tabungan pendidikan, jumlah akumulasi bisa lebih cepat mencapai target.

3. Alihkan Biaya Anak yang Berkurang

Seiring bertambahnya usia anak, beberapa kebutuhan seperti susu formula atau popok tidak lagi diperlukan. Dana yang biasanya dipakai untuk kebutuhan tersebut sebaiknya dialihkan ke tabungan pendidikan. Strategi ini membantu menjaga konsistensi menabung tanpa menambah beban baru pada anggaran rumah tangga.

4. Jangan Abaikan Dana Pensiun

Meski penting menyiapkan biaya pendidikan, orang tua tetap harus memprioritaskan tabungan pensiun. Pasalnya, dana pensiun tidak bisa ditutup dengan pinjaman.
 
Sebaliknya, anak masih memiliki opsi mendapatkan beasiswa atau pinjaman mahasiswa berbunga rendah jika diperlukan. Dengan menjaga tabungan pensiun tetap aman, orang tua bisa memastikan masa depan finansialnya tidak terganggu.

5. Rencanakan Bersama Anak Sejak Dini

Orang tua sebaiknya tidak menunggu hingga anak masuk SMA untuk merencanakan biaya kuliah. Diskusi mengenai pilihan universitas, jurusan, serta perkiraan biaya perlu dilakukan lebih awal. Dengan begitu, anak bisa memahami keterbatasan finansial keluarga sekaligus belajar mengelola harapan serta tanggung jawab terkait pendidikannya.

6. Terapkan Strategi Hemat Biaya Pendidikan

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menekan biaya. Anak bisa memilih program diploma (D3) sebagai pintu masuk ke dunia kerja sebelum melanjutkan ke jenjang sarjana (S1).
 
Selain itu, memilih perguruan tinggi negeri atau universitas terbuka yang menawarkan biaya lebih rendah bisa menjadi pilihan bijak. Terakhir, orang tua perlu mendorong anak untuk aktif mencari beasiswa, baik dari pemerintah, lembaga swasta, maupun luar negeri.

Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, orang tua dapat meminimalkan risiko keuangan sekaligus memastikan anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Persiapan yang dilakukan sejak dini juga membuat beban biaya terasa lebih ringan dan terukur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa