Sun Life Indonesia luncurkan Sun Proteksi Heritage 100

AKURAT.CO Sun Life Financial Indonesia resmi meluncurkan Sun Proteksi Heritage 100, produk asuransi jiwa tradisional yang memberikan perlindungan hingga usia 100 tahun.
Produk ini dirancang tidak hanya sebagai proteksi jiwa, tetapi juga solusi perencanaan warisan yang fleksibel, terjangkau, dan inklusif.
Peluncuran ini hadir di tengah meningkatnya risiko keuangan di Indonesia.
Data Global Asia Insurance Partnership (2022) menunjukkan kesenjangan perlindungan di Asia Pasifik mencapai USD886 miliar, naik 38 persen dalam lima tahun terakhir.
Hampir 50 persen dari angka tersebut berasal dari Indonesia, menandakan masih banyak keluarga yang rentan secara finansial.
Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, menjelaskan, generasi produktif saat ini menghadapi tantangan biaya hidup tinggi, ketidakpastian masa depan, dan kebutuhan akan warisan yang terencana.
"Sun Proteksi Heritage 100 kami hadirkan sebagai solusi nyata yang mudah diakses, terjangkau, dan relevan bagi semua kalangan," ujar Albertus, Selasa (26/8/2025).
Baca Juga: Zurich Luncurkan Asuransi Jiwa Tambahan, Proteksi Hingga 100 Tahun
Fitur Utama Sun Proteksi Heritage 100
-
Perlindungan Hingga Usia 100 Tahun: 100 persen uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan.
-
Sun Golden 75: Premi kembali hingga 100 persen jika tertanggung hidup sampai usia 75 tahun, proteksi tetap berjalan hingga 100 tahun.
-
Pembebasan Premi: Jika pemilik polis terdiagnosis salah satu dari 77 penyakit kritis, premi dibebaskan, perlindungan tetap berlanjut.
-
Manfaat Akhir Asuransi: 100 persen uang pertanggungan diberikan jika tertanggung hidup sampai akhir masa polis.
-
Premi Terjangkau: Mulai Rp300 ribuan per bulan, dengan pilihan masa pembayaran 5 atau 10 tahun.
-
Akselerasi Perlindungan Tambahan: Melalui opsi Sun Protect Plus hingga 4x uang pertanggungan.
-
Kepastian Premi: Nominal tetap meski biaya hidup meningkat.
Menurut survei OJK dan BPS (2024), kelompok usia 18–35 tahun memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan tertinggi.
Baca Juga: Pengamat: Penghapusan Informasi Tak Menghapus Fakta Aliansi Bisnis dengan Israel
Sementara itu, BPS memproyeksikan populasi usia produktif akan mendominasi 68 persen penduduk Indonesia hingga 2030.
Hasil riset Sun Life Asia Financial Resilience Index 2025 juga menunjukkan hanya separuh masyarakat Indonesia yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial.
Sebagian besar masih fokus pada kebutuhan jangka pendek tanpa memiliki perencanaan warisan yang memadai.
Albertus menegaskan, akses proteksi harus inklusif, dengan premi terjangkau dan fitur unggulan, kami ingin menjadikan perencanaan warisan bisa dilakukan lebih banyak keluarga Indonesia, tanpa harus menunda.
"Peluncuran Sun Proteksi Heritage 100 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Sun Life Indonesia dalam memperluas akses proteksi dan solusi keuangan yang relevan bagi keluarga dari berbagai latar belakang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










