Citi Indonesia Catat Laba Rp1,3 Triliun, ROE Tembus 13,6 Persen

AKURAT.CO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) membukukan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun pada kuartal II 2025.
Capaian ini didorong peningkatan pendapatan bunga bersih tahunan (yoy) sebesar 11% serta rasio dana murah yang naik menjadi 75%.
CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi mengatakan kinerja positif tersebut membuat return on equity (ROE) perseroan mencapai 13,6% dan return on assets (ROA) sebesar 3,6%.
Baca Juga: Ini Penopang Kenaikan Laba Bersih Citibank Indonesia Jadi Rp1,1 Triliun
“Pencapaian ini menunjukkan ketahanan bisnis kami di tengah dinamika pasar dan ketidakpastian ekonomi global,” ujar Batara dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Dari sisi permodalan, Citi Indonesia menjaga rasio kecukupan likuiditas (LDR) dan net stable funding ratio (NSFR) masing-masing di level 295% dan 160%, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Sementara itu, kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) meningkat menjadi 40,1 persen dari 36,2 persen pada tahun sebelumnya," paparnya kembali.
Oleh karena itu, lanjut Batara, sepanjang kuartal II bisnis Corporate Banking, Treasury and Trade Solutions (TTS), serta Investor Services mencatat pertumbuhan positif.
"TTS, misalnya, mencatat peningkatan volume kliring mata uang asing 17 persen dan pemakaian kartu komersial 8 persen," tegasnya.
Dengan kinerja tersebut, ucap Batara, Citi Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai bank internasional dengan fundamental keuangan yang solid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










