Akurat

Ide Bisnis Digital Nyaris Tanpa Modal ala Raymond Chin, Bisa Raup Puluhan hingga Ratusan Juta Perbulan

Idham Nur Indrajaya | 15 Agustus 2025, 01:30 WIB
Ide Bisnis Digital Nyaris Tanpa Modal ala Raymond Chin, Bisa Raup Puluhan hingga Ratusan Juta Perbulan

AKURAT.CO Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mencapai Rp4.500 triliun pada 2030. Pergeseran besar dari pekerjaan manual ke ranah digital menciptakan peluang baru yang bisa dimanfaatkan siapa saja, termasuk anak muda.

Content creator finansial dan mantan CEO Ternak Uang, Raymond Chin, membagikan tiga ide bisnis digital yang menurutnya low barrier entry namun berpotensi menghasilkan Rp10 juta hingga Rp100 juta per bulan jika ditekuni. Apa saja?


Mengapa Bisnis Digital Layak Dicoba Sekarang?

Raymond menekankan, peluang bisnis digital semakin terbuka lebar karena AI (Artificial Intelligence) menurunkan barrier of entry—alias hambatan masuk—untuk banyak pekerjaan.

Dulu, membuat website butuh belajar coding selama berbulan-bulan. Sekarang, cukup dengan prompt dan tools no-code, siapa pun bisa melakukannya dalam hitungan jam.

"Banyak banget kerjaan yang sebelumnya manual, dari sektor biasa atau sektor produk itu bakal bergeser ke ranah digital. Kalau kalian belum belajar AI, kalian harus mulai mempelajari," ujar Raymond melalui video yang diunggah di kanal YouTube-nya, dikutip Jumat, 15 Agustus 2025. 

World Economic Forum bahkan mencatat:

  • 92 juta pekerjaan lama akan tergantikan AI.

  • 100 juta pekerjaan baru akan tercipta hingga 2025, banyak di antaranya di sektor digital.

Dengan perkembangan ini, Raymond mengajak anak muda untuk proaktif mencari peluang, bukan sekadar menunggu.


1. Clipper Affiliate: Potong Konten, Hasilkan Komisi

Menurut Raymond, Clipper Affiliate adalah salah satu peluang paling menjanjikan beberapa tahun ke depan. Konsepnya sederhana:

  • Ambil konten panjang dari YouTube, podcast, atau platform lain.

  • Potong menjadi video pendek berdurasi 30–60 detik.

  • Unggah di TikTok, Instagram Reels, atau Shorts dengan menyertakan tautan affiliate product.

Kenapa menjanjikan?
Banyak brand mendapatkan lebih dari 50% pendapatan digital dari affiliate, dan setengah dari pendapatan itu datang dari clipper. Bahkan, top clipper bisa meraup Rp50 juta–Rp100 juta per bulan.

Langkah awal menurut Raymond:

  1. Gunakan HP dan aplikasi edit gratis seperti CapCut atau VN.

  2. Pilih niche spesifik: finansial, kesehatan, teknologi, motivasi, dll.

  3. Cari produk di TikTok Shop atau marketplace yang memberi komisi besar.

  4. Potong konten panjang yang membahas produk tersebut.

  5. Gunakan tools AI seperti Opus Clip atau Descript untuk mempercepat proses.

  6. Upload rutin minimal 1 video per hari per akun.

Keuntungan lain, proses ini bisa dikerjakan anonim tanpa perlu tampil di kamera.


2. UGC Agency: Jadi Kreator Konten untuk Brand

Jika clipper ibarat DJ yang memotong dan menyusun lagu, UGC (User Generated Content) adalah musisi yang menciptakan lagu sendiri.

UGC adalah konten review atau promosi produk yang dibuat oleh pengguna biasa, bukan selebritas atau akun brand besar. 78% anak muda mengaku lebih percaya UGC dibanding iklan tradisional.

Potensi pasarnya: diproyeksi mencapai Rp4 triliun pada 2031.

Keunggulan UGC Agency:

  • Terlihat lebih otentik di mata konsumen.

  • Bisa menawarkan jasa pembuatan konten langsung ke brand.

  • Modal utama hanya HP, kreativitas, dan kemampuan membuat konten yang relatable.

Raymond menyarankan untuk membangun branding profesional, misalnya:

  • Membuat website portfolio (bisa pakai AI Website Builder seperti Hostinger).

  • Memiliki contoh konten yang sudah dibuat.

  • Melakukan outreach ke brand kecil-menengah (10k–50k followers) yang potensial.


3. Remote AI Work: Kerja Jarak Jauh dengan Tools AI

Tren Remote AI Work memungkinkan freelancer Indonesia menawarkan jasa ke klien global. Menurut riset Upwork 2024, 78% klien perusahaan besar lebih memilih freelancer yang paham AI dibanding agensi mahal yang tidak memanfaatkannya.

Jenis pekerjaan yang bisa dilakukan:

  • Copywriting dengan Jasper AI.

  • Desain visual dengan Canva Magic Design.

  • Terjemahan dokumen dengan DeepL.

  • Transkripsi otomatis dengan Otter AI.

  • Video editing cepat dengan tools AI.

Keunggulannya:

  • Pasar internasional membayar lebih tinggi.

  • AI mempercepat pekerjaan hingga 80%, membuat harga jasa lebih kompetitif.

  • Bisa menjangkau klien dari berbagai negara tanpa terbatas lokasi.

Raymond menyarankan:

  1. Tentukan skill utama yang ingin dijual.

  2. Kuasai 1–2 tools AI pendukung.

  3. Buat sistem kerja teratur (misalnya dashboard Notion).

  4. Bangun portfolio digital dan mulai client outreach.


Kesimpulan: Pilih Sesuai Passion dan Aksi Sejak Dini

Tiga ide bisnis digital ini—Clipper Affiliate, UGC Agency, dan Remote AI Work—punya kesamaan: modal kecil, potensi besar, dan bisa dimulai hanya dengan HP.

Raymond menegaskan, kunci sukses ada pada konsistensi dan keberanian memulai. Semakin cepat belajar dan beradaptasi, semakin besar peluang menjadi yang terdepan.

Kalau kamu ingin memanfaatkan peluang ini, mulai dari yang paling sesuai dengan minat dan skill-mu. Ingat, di era digital, yang bergerak cepat akan mengalahkan yang sekadar berpikir.

Baca Juga: Begini 5 Langkah Memulai Bisnis Skincare Tanpa Harus Punya Pabrik

Baca Juga: Ide Usaha Online Menguntungkan Yang Wajib Kamu Coba!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.