Akurat

Sentimen Positif Saham Perbankan, IHSG Ditaksir Tembus 8.000

Hefriday | 1 Agustus 2025, 23:29 WIB
Sentimen Positif Saham Perbankan, IHSG Ditaksir Tembus 8.000

AKURAT.CO Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan optimisme terhadap pergerakan pasar modal Indonesia.

Khususnya saham-saham sektor perbankan yang dinilai berpotensi menjadi penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju level 8.000 pada tahun 2025.

Optimisme ini sejalan dengan momentum pelaporan keuangan semester I-2025 oleh para emiten perbankan.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, menjelaskan bahwa sektor perbankan saat ini belum menunjukkan pergerakan signifikan, namun berpotensi menjadi motor utama pendorong indeks. 
 
"Kalau kita perhatikan, bank belum banyak bergerak ya. Nah, makanya mudah-mudahan bank-nya akan jadi motor pergerakan indeks,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (1/8/2025).
 
 
Menurut Irvan, selain dukungan dari kinerja emiten perbankan, faktor eksternal seperti kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat juga menjadi pendorong kepercayaan investor.
 
Penurunan tarif dari 32% menjadi 19% disebutnya mampu memberikan efek positif terhadap pergerakan IHSG.
 
“Mudah-mudahan tidak ada perubahan (kesepakatan tarif), ini juga bisa nge-boost indeks. Hari ini juga naik lumayan,” lanjut Irvan, merujuk pada penguatan IHSG yang terjadi pada penutupan perdagangan.
 
BEI menilai bahwa semester I-2025 merupakan periode penting bagi emiten perbankan untuk menunjukkan fundamental bisnis mereka.
 
Jika laporan keuangan yang dirilis menunjukkan performa yang solid, maka hal itu akan turut menopang pergerakan indeks secara keseluruhan.
 
“Kita berharap kondisi emiten kita juga bagus, ya. Jadi mudah-mudahan itu bisa nge-boost,” imbuh Irvan. 
 
Dirinya juga menyoroti pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif agar para pelaku pasar tetap optimistis menghadapi paruh kedua tahun ini.
 
Sementara itu, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, juga menyampaikan harapan serupa. Dalam pernyataannya, ia berharap IHSG mampu menembus angka 8.000 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada tahun ini. 
 
“Tolong doakan sama-sama di ulang tahun ke-80 Republik Indonesia, indeks kita (IHSG) bisa mencapai 8.000. Amin,” ujar Iman.
 
Iman turut menyebutkan pencapaian signifikan dalam hal pertumbuhan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Menurutnya, jumlah investor dalam enam tahun terakhir meningkat lima kali lipat menjadi 17,4 juta investor, dengan dominasi dari investor ritel domestik.
 
Transformasi BEI menjadi bursa perdagangan multi aset juga dinilai berperan besar dalam meningkatkan minat investor. Produk-produk berbasis ekuitas, surat utang, hingga unit karbon yang diperkenalkan BEI telah memberikan diversifikasi pilihan bagi para pelaku pasar.
 
Pada penutupan perdagangan Jumat (1/8/2025), IHSG tercatat menguat 53,43 poin atau naik 0,71% ke posisi 7.537,77. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga mencatat kenaikan 6,35 poin atau 0,80% ke posisi 796,82.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa