Ditambahkan, OVO telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejak tahun 2017.
 
"Kolaborasi multi-stakeholder seperti ini menunjukkan dampak positif. Transaksi judol yang menyalahgunakan akun OVO telah turun tajam hingga 80 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," imbuhnya.
 
Penurunan ini, lamjutnya, juga didukung oleh data dari PPATK yang menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah transaksi judi online.