Akurat

AdaKami Hadiri Fintech Lending Days di Sorong

Hefriday | 11 Juli 2025, 23:26 WIB
AdaKami Hadiri Fintech Lending Days di Sorong

AKURAT.CO Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) memperkuat komitmennya dalam mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM melalui partisipasi aktif dalam ajang Fintech Lending Days (FLD) 2025 yang digelar oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Dengan mengusung tema “Menggerakkan Ekonomi Lokal: Sinergi UMKM di Indonesia Timur bersama Pindar”, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku UMKM, civitas akademika, komunitas lokal, dan perusahaan teknologi finansial.

Direktur Keuangan AdaKami, Valentina Juveline, dalam rangkaian kegiatan tersebut menyampaikan bahwa edukasi dan literasi keuangan menjadi pondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendanaan digital yang aman dan bertanggung jawab.

"Kami menyambut baik inisiatif seperti FLD 2025. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi finansial masyarakat, tapi juga memperluas akses pembiayaan digital yang sehat dan inklusif,” kata Valentina dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga: Peduli Pemberdayaan UMKM, AdaKami Berikan Permodalan Kepada Petani di Ciamis

Salah satu agenda utama dalam FLD 2025 adalah kunjungan lapangan ke sejumlah pelaku usaha lokal, seperti produsen pangan lokal Sinagi Papua dan UMKM Pauwbili, yang dinilai sebagai contoh sukses pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Dalam kunjungan tersebut, Valentina Juveline bersama perwakilan OJK dan AFPI berbagi wawasan tentang pentingnya pengelolaan pembiayaan yang bijak serta perlindungan konsumen di era digital.

Selain mendampingi UMKM, AdaKami juga turut serta dalam sesi edukasi bertajuk “Pindar Bukan Pinjol: Cermat Memilah, Cerdas Mengelola” yang digelar di Universitas Victory Sorong.

Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan tentang fintech lending legal, serta mendorong penggunaan layanan pendanaan digital secara bertanggung jawab.

Antusiasme peserta FLD 2025 cukup tinggi, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia Timur terhadap peran strategis teknologi finansial dalam pembangunan ekonomi lokal.

Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia layanan keuangan digital untuk membangun sistem pembiayaan yang berkeadilan.

Kehadiran AdaKami dalam ajang ini menegaskan peran aktifnya sebagai salah satu platform pendanaan digital (pindar) terkemuka di Indonesia yang berkomitmen mendorong transformasi keuangan inklusif, terutama di wilayah yang selama ini belum banyak tersentuh oleh layanan keuangan formal.

“Kami percaya bahwa keberhasilan pendanaan digital tidak semata ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh seberapa dalam pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan risikonya. Oleh karena itu, edukasi yang menyentuh akar rumput sangat krusial," ujar Valentina.

Dengan lebih dari 100 ribu pengguna aktif dan jangkauan layanan yang terus meluas, AdaKami bertekad menjadikan literasi dan akses pendanaan digital sebagai pilar utama pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia, terutama di wilayah timur yang masih memiliki tantangan besar dalam aspek inklusi keuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa