Menabung Mingguan Jadi Tren di Tengah Gaya Hidup Konsumtif Anak Muda
Yosi Winosa | 29 Mei 2025, 20:33 WIB

AKURAT.CO Menabung sering kali menjadi wacana yang mudah diucapkan, namun sulit diwujudkan. Terutama bagi generasi muda yang akrab dengan gaya hidup digital dan tren konsumtif.
Gaji bulanan yang baru saja cair kerap langsung ludes, bukan untuk kebutuhan primer, tetapi demi impuls belanja online atau kebiasaan hangout yang sulit dibendung.
Tantangan menabung bukan pada minimnya penghasilan, melainkan pada kebiasaan membelanjakan uang secara tidak terencana. Scroll-scroll e-commerce, liat diskon lucu, langsung checkout.
Itu jadi semacam kebiasaan refleks kaum Milenial maupun Gen Z yang mengaku sering kehabisan uang sebelum akhir bulan. Namun, solusi sederhana ternyata bisa menjadi jawaban dari kompleksitas itu, yaitu dengan menabung mingguan.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekuarangan Menabung di Bank
Prinsip menabung mingguan bukanlah hal baru, tapi relevansinya meningkat di tengah tantangan pengelolaan keuangan generasi masa kini. Strategi ini menekankan penyisihan dana dalam nominal kecil secara rutin, yang dalam jangka panjang membentuk akumulasi signifikan.
Misalnya, dengan menyisihkan Rp150.000 per minggu, seseorang bisa mengumpulkan hingga Rp7.200.000 dalam setahun. Jumlah yang cukup untuk dana darurat, liburan, atau bahkan cicilan barang kebutuhan produktif seperti laptop kerja.
Tips Menabung Mingguan
Agar strategi mingguan ini berhasil, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (29/5/2025), ada setidaknya 5 hal yang bisa diterapkan.
Pertama, tetapkan tujuan jelas. Tujuan konkret seperti "beli laptop" atau "menikah tahun depan" bisa menjadi motivasi kuat untuk tidak menyentuh uang tabungan.
Kedua, gunakan rekening terpisah. Pisahkan uang tabungan dari rekening utama agar tidak tergoda untuk dipakai.
Ketiga, aktifkan autodebet. Fitur ini bisa menjadi 'rem otomatis' yang mengalihkan dana tanpa perlu godaan.
Keempat, minimalkan uang tunai dan transaksi Impulsif. Bawa uang pas-pasan dan batasi transaksi cashless hanya untuk kebutuhan.
Terakhir, libatkan rang terdekat. Dukungan dari keluarga atau teman bisa menjadi pengingat saat mulai lengah.
Peran teknologi tidak bisa dikesampingkan. Banyak aplikasi perbankan kini menyediakan fitur budgeting, autodebet, dan catatan pengeluaran, yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat kebiasaan menabung.
Menabung mingguan tidak hanya tentang menyisihkan uang, tapi juga soal melatih disiplin dan mengelola gaya hidup. Kunci dari semua itu adalah konsistensi.
Tanpa komitmen, rencana keuangan hanya akan menjadi wacana. Namun, dengan strategi sederhana dan disiplin diri, bahkan penghasilan yang tidak besar pun bisa menciptakan kestabilan finansial di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










