Inilah Perbedaan Antara Giro dan Tabungan yang Perlu Diketahui Sebelum Membuka Rekening

AKURAT.CO Masyarakat umum mungkin sudah akrab dengan produk tabungan bank, namun tidak semua memahami apa itu giro dan bagaimana perbedaannya dengan tabungan. Padahal, kedua produk ini memiliki fungsi, manfaat, dan karakteristik yang berbeda, serta ditujukan untuk segmen nasabah yang juga berbeda.
Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (3/5/2025), secara definisi, tabungan adalah simpanan yang disediakan oleh bank untuk keperluan pribadi atau rumah tangga, di mana nasabah dapat menyetor dan menarik uang kapan saja, baik melalui ATM, teller, maupun layanan digital banking.
Sementara itu, giro adalah simpanan dalam bentuk rekening koran yang umumnya digunakan oleh pelaku usaha atau institusi, di mana penarikan dilakukan menggunakan cek atau bilyet giro.
Baca Juga: Pegadaian Hadirkan Badai Emas 2025, Tabungan Emas 1 Kg hingga Paket Haji Plus Menanti Nasabah
Perbedaan utama terletak pada cara penarikan dana. Jika tabungan menggunakan kartu ATM atau buku tabungan, maka giro menggunakan dokumen tertulis seperti cek atau bilyet giro. Penggunaan cek memberikan fleksibilitas dalam transaksi bisnis dalam jumlah besar, yang biasanya tidak dilakukan lewat tabungan.
Selain itu, saldo minimum yang diperlukan dalam rekening giro umumnya lebih tinggi daripada tabungan. Ini karena rekening giro ditujukan untuk kebutuhan transaksi dengan volume dan frekuensi yang tinggi, misalnya untuk membayar vendor atau gaji karyawan.
Fasilitas bunga juga berbeda. Tabungan biasanya menawarkan bunga meskipun kecil, tergantung pada jumlah saldo dan kebijakan bank.
Sementara giro sering kali tidak memberikan bunga, atau jika ada, nilainya sangat kecil. Giro lebih menekankan pada kemudahan transaksi daripada keuntungan bunga.
Tabungan juga memiliki batasan transaksi harian melalui ATM atau mobile banking, sedangkan giro memberikan fleksibilitas lebih besar dalam jumlah dan nilai transaksi. Oleh karena itu, giro lebih banyak digunakan oleh perusahaan, organisasi, atau profesional yang membutuhkan kontrol keuangan dengan skala besar.
Dalam aspek administrasi, rekening giro cenderung memiliki biaya administrasi bulanan yang lebih tinggi dibanding tabungan. Ini sejalan dengan fasilitas dan layanan tambahan yang diberikan oleh bank kepada nasabah giro, seperti laporan rekening koran yang dikirim secara berkala.
Keamanan transaksi juga berbeda. Karena penggunaan cek dan bilyet giro bersifat manual, risiko pemalsuan dokumen menjadi perhatian dalam giro. Oleh karena itu, bank biasanya memiliki prosedur verifikasi yang lebih ketat untuk transaksi giro dibanding tabungan.
Baca Juga: Kinerja BNI Solid, Kredit dan Tabungan Naik 10 Persen pada Kuartal I-2025
Dari sisi pencatatan, rekening giro menawarkan laporan yang lebih detail dan lengkap dalam bentuk rekening koran yang dapat dijadikan bukti pembukuan atau audit keuangan. Sedangkan tabungan lebih bersifat pribadi dan tidak terlalu dibutuhkan dalam pelaporan formal.
Dengan memahami perbedaan ini, masyarakat diharapkan bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan. Bagi individu yang hanya membutuhkan simpanan dan akses dana untuk keperluan sehari-hari, tabungan adalah pilihan tepat. Namun bagi pelaku usaha atau institusi yang melakukan banyak transaksi finansial, giro menjadi solusi yang lebih ideal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










