OJK Wanti-wanti Dampak Global, Reasuransi Indonesia Perlu Kurangi Ketergantungan ke Luar Negeri

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan pentingnya mengurangi ketergantungan industri reasuransi Indonesia terhadap pasar luar negeri di tengah ketidakpastian global.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan, saat ini sekitar 40% dari total premi reasuransi nasional masih dialihkan ke luar negeri.
Ketergantungan tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap perubahan kebijakan global, seperti peningkatan tarif impor Amerika Serikat.
"Hardening market di sektor properti dan engineering semakin menekan kapasitas domestik, sementara pasar global juga penuh ketidakpastian," kata Ogi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/4).
Baca Juga: OJK Dorong Negosiasi Tarif Impor AS Demi Pertumbuhan Asuransi Marine Cargo
Per Februari 2025, pendapatan premi reasuransi tercatat Rp5,46 triliun atau turun 20,36% secara tahunan (year-on-year). Sebelumnya, industri bahkan membukukan defisit reasuransi sebesar Rp12,10 triliun pada 2024.
Dirinya menilai perlu adanya langkah strategis, termasuk peningkatan modal perusahaan reasuransi nasional serta penguatan sumber daya manusia di bidang penilaian dan manajemen risiko.
"Pembentukan perusahaan reasuransi berskala besar di dalam negeri juga dipertimbangkan untuk meningkatkan kemandirian," paparnya.
Meski demikian, Ogi optimistis industri reasuransi bisa kembali mencatat pertumbuhan positif di akhir tahun 2025. Saat ini, dari 144 perusahaan asuransi dan reasuransi yang beroperasi, 106 perusahaan telah memenuhi ketentuan minimum ekuitas yang wajib dipenuhi paling lambat 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta









