Nabung Emas Lewat Aplikasi Ini, Jalan Ninja Punya Emas Tanpa Ribet

AKURAT.CO Investasi emas kini menjadi tren baru bagi masyarakat Indonesia.
Di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang antara AS dan Tiongkok ini, masyarakat masih kerap berburu emas walau harganya kian melambung tinggi.
Antrean pembeli emas dari dini hingga malam hari memperlihatkan betapa masyarakat kini menyadari pentingnya berinvestasi, terutama pada emas yang merupakan instrumen investasi safe haven.
Namun sebenarnya masyarakat tidak perlu antre atau takut kehabisan stok emas fisik.
PT Pegadaian sebagai lembaga jasa keuangan dan merupakan pelopor Layanan Bank Emas pertama di Indonesia, sudah berpengalaman dalam bisnis emas.
Pegadaian memiliki produk Cicil Emas dan Tabungan Emas Pegadaian, yang memberikan alternatif pembelian emas pada masyarakat tanpa perlu antre.
Baca Juga: Euforia Borong Emas di Indonesia, Deposito Emas Pegadaian Sebentar Lagi Tembus Satu Ton
Menariknya, kedua opsi transaksi kepemilikan emas ini dapat diakses dalam genggaman, melalui Aplikasi Pegadaian Digital.
Direktur TI & Digital Pegadaian, Teguh Wahyono, mengungkapkan bahwa Pegadaian Digital dirancang untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi produk Pegadaian, termasuk investasi.
"Pegadaian Digital hadir untuk memberikan pengalaman yang mudah, cepat, aman dan tentunya nyaman bagi nasabah dalam bertransaksi produk Pegadaian, termasuk investasi baik Cicil Emas maupun Tabungan Emas. Yang menariknya lagi, dengan memiliki Tabungan Emas Pegadaian, nasabah bisa langsung mendepositokan saldo Tabungan Emasnya minimal lima gram di Pegadaian Digital. Jadi nasabah tidak hanya mendapatkan gain dari peningkatan harga emas, namun juga imbal hasil dari saldo emas yang di depositokan," kata Teguh, dalam keterangannya, Jumat (25/4/2025).
Investasi dalam bentuk Tabungan Emas kini menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati masyarakat.
Sebagai lembaga finansial nonperbankan yang genap berusia 124 Tahun, Pegadaian menjamin keamanan proses transaksi Tabungan Emas diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Bagaimana Cara Beli dan Jual Emas Antam di Pegadaian? Ini Panduan Lengkap untuk Pemula
Seiring dengan tren berburu emas, Pegadaian mencatat kenaikan penjualan Tabungan Emas yang cukup signifikan sebesar Rp1 triliun dengan total saldo 552 kilogram sepanjang 15-22 April 2025.
Nilai transaksi tersebut mengalami peningkatan sebesar 93,4 persen dibanding periode sama bulan lalu.
Salah satu nasabah Pegadaian, Seto (29), mengungkapkan pengalamannya dalam bertransaksi menggunakan Aplikasi Pegadaian Digital.
"Aku termasuk rajin dalam menabung emas di Pegadaian. Aku suka karena mudah dan cepat. Kalau lagi butuh dana, tinggal GTE (Gadai Tabungan Emas) sejumlah saldo yang aku butuh. Enggak sampai lima menit uangnya langsung masuk ke rekening. Terus kalau sudah gajian bisa langsung ditebus dan saldonya balik lagi. Pokoknya transaksi pakai Pegadaian Digital gampang, cepat, aman dan nyaman karena bisa di mana saja dan kapan saja," jelas Seto.
Emas disebut investasi safe haven karena sifatnya yang relatif stabil dalam segala kondisi meski saat kondisi pasar bergejolak.
Baca Juga: Usai Lebaran, Masyarakat Serbu Emas di Pegadaian: Dari Baby Gold sampai Batangan 12,5 Kg
Selain likuiditas yang tinggi, emas juga tahan terhadap inflasi untuk menjaga nilai aset, sehingga emas dipercaya menjadi instrumen investasi paling aman saat ini.
Apalagi harga emas diprediksi akan terus menanjak naik.
Sebagai perusahaan jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian berkomitmen untuk membantu memberikan beragam solusi finansial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Pegadaian juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dalam upaya menuju Indonesia Emas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









