Akurat

IHSG Menguat, Saham BPTR dan CITY Langsung Ngacir di Awal Sesi I

Hefriday | 22 April 2025, 10:40 WIB
IHSG Menguat, Saham BPTR dan CITY Langsung Ngacir di Awal Sesi I

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan hari ini, Selasa (22/4/2025), dengan penguatan tipis sebesar 9,11 poin atau 0,14% ke level 6.455. 

Pada awal sesi I, IHSG bergerak di zona hijau dalam rentang 6.452 hingga 6.468, menunjukkan optimisme pelaku pasar meskipun sejumlah analis memperkirakan adanya potensi pelemahan.
 
Dalam beberapa menit awal perdagangan, aktivitas bursa cukup ramai. Tercatat sebanyak 748,4 juta saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp345,5 miliar. Frekuensi perdagangan pun terbilang aktif dengan 37.759 kali transaksi. 
 
Sebanyak 180 saham tercatat menguat, sementara 129 saham melemah dan 220 saham stagnan. Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas saham masih menunjukkan tren positif, meskipun tekanan jual mulai tampak pada sebagian emiten.
 
Menariknya, lima saham langsung melesat tajam dan menempati posisi teratas dalam daftar top gainers hari ini. PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) menjadi pemimpin dengan lonjakan harga sebesar 19,1%. Pergerakan signifikan BPTR disebut sebagai respons investor terhadap sentimen teknikal dan volume perdagangan tinggi.
 
 
Selain BPTR, saham PT Natura City Developments Tbk (CITY) juga menunjukkan performa cemerlang dengan kenaikan 10,1%. Sementara itu, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) ikut mencatatkan lonjakan hingga 9,7%. Ketiganya menjadi perhatian pelaku pasar karena menunjukkan momentum penguatan sejak awal perdagangan.
 
Dua saham lainnya yang turut masuk dalam daftar top gainers adalah PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang naik 7,1%, serta PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) yang menguat 6,9%. Kenaikan signifikan kelima saham ini mencerminkan adanya minat beli kuat, meskipun secara teknikal pasar dinilai rawan koreksi.
 
Mengutip riset Reliance Sekuritas, Selasa (22/4/2025), potensi koreksi IHSG hari ini. Berdasarkan indikator teknikal, candle IHSG membentuk pola white spinning top dan masih berada di atas rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan dua puluh hari (MA20). 
 
Namun, indikator Stochastic menunjukkan kondisi golden cross di area overbought, yang mengindikasikan potensi pelemahan dalam jangka pendek.
 
Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini berpotensi bergerak melemah dengan kisaran support di level 6.362 dan resistance di 6.498. Meskipun demikian, peluang trading jangka pendek masih terbuka pada saham-saham tertentu yang memiliki sentimen positif.
 
Sebagai strategi perdagangan harian, Reliance Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan yang dinilai memiliki potensi teknikal menarik, yaitu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA). 
 
Keempat saham tersebut dipandang memiliki potensi rebound di tengah fluktuasi IHSG yang diperkirakan akan terjadi sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa