Akurat

Fenomena Borong Emas Berlanjut, FOMO atau Rasional?

Oktaviani | 17 April 2025, 20:18 WIB
Fenomena Borong Emas Berlanjut, FOMO atau Rasional?

AKURAT.CO Fenomena borong emas masih berlanjut hingga saat ini.

Tren borong emas berdampak pada tingkat pembelian emas yang meningkat tajam.

Momentum ini terjadi lantaran kondisi ekonomi yang tidak menentu, disebabkan gejolak geopolitik serta fluktuasi harga komoditas yang serta merta mendorong perubahan pola perilaku masyarakat Indonesia, termasuk dalam berinvestasi.

Emas sendiri sering kali disebut investasi yang safe haven lantaran menjadi instrumen investasi yang relatif stabil meski kondisi pasar sedang bergejolak.

Karena selain likuiditas yang tinggi, emas juga tahan terhadap inflasi untuk menjaga nilai aset.

Emas dipercaya menjadi instrumen investasi paling aman saat ini, apalagi harga emas diprediksi akan terus menanjak naik.

Baca Juga: Euforia Borong Emas di Indonesia, Deposito Emas Pegadaian Sebentar Lagi Tembus Satu Ton

Salah satu gerai penjualan emas terpercaya di Indonesia, Galeri 24, yang merupakan anak usaha PT Pegadaian, juga mengalami dampak dari fenomena tersebut.

Antrean pembeli emas membludak, tidak hanya di gerai Galeri 24 Jakarta, namun merata di seluruh Indonesia.

Tercatat dari 8 hingga 13 April 2025, Galeri 24 telah menjual sebanyak lebih dari 250 kilogram emas batangan dan lebih dari 6 kilogram emas perhiasan.

Salah satu pelanggan Galeri Galeri 24, Riri, menyampaikan alasannya membeli emas di Galeri 24.

"Hari ini saya beli emas batangan 100 gram. Kenapa saya pilih emas karena menurut saya emas itu pergerakan harganya selalu naik. Saya yakin harga emas akan terus naik. Jadi, menurut saya enggak masalah untuk berinvestasi di emas. Saya juga lebih nyaman beli emas di Galeri 24 karena gerainya banyak, ada yang dekat dengan rumah dan harga buyback-nya tinggi," jelasnya.

Beragam produk yang ditawarkan oleh anak usaha PT Pegadaian ini memungkinkan masyarakat memilih jenis emas yang dibutuhkan.

Baca Juga: PIK 2 Makin Dilirik Investor, Simbol Gaya Hidup Mewah di Era Indonesia Emas

Sebut saja emas batangan dengan denominasi 1 gram hingga 1 kilogram, jenis Baby Gold dengan denominasi 0,001 gram hingga 0,5 gram, berbagai perhiasan dengan aneka model, emas suvenir yang dapat di-customize. Bahkan kini tersedia emas batangan 12,5 kilogram yang dapat menjadi opsi investasi bagi pencinta emas.

Tidak hanya dalam bentuk emas fisik, fenomena borong emas ini juga dalam bentuk digital.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa selama bulan April 2025, tercatat transaksi Tabungan Emas Pegadaian mengalami lonjakan hingga empat kali lipat.

"Menanggapi tren berburu emas saat ini, tentu kami menyambut dengan baik. Pegadaian sendiri memiliki produk emas seperti Cicilan Emas dan Tabungan Emas. Lonjakan transaksi emas ini tidak hanya dalam bentuk fisik namun juga secara digital. Selama bulan April 2025 ini transaksi Tabungan Emas Pegadaian mengalami peningkatan hingga empat kali lipat. Rata-rata transaksi Rp380 miliar, kini menjadi Rp1,5 triliun. Kami juga optimis hingga akhir April transaksi ini akan meningkat hingga 10 kali lipat," ungkap Damar, melalui keterangannya, Kamis (17/4/2025).

Damar juga menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dalam bertransaksi emas secara digital di Pegadaian.

Baca Juga: Usai Lebaran, Masyarakat Serbu Emas di Pegadaian: Dari Baby Gold sampai Batangan 12,5 Kg

Karena emas yang dibeli oleh masyarakat, stoknya sudah ada di Pegadaian.

"Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena Pegadaian menerapkan sistem satu banding satu untuk layanan transaksi emas. Di mana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan," tambahnya.

Berbagai opsi investasi berbasis emas yang ditawarkan Pegadaian dapat dimiliki masyarakat dengan mudah, cepat dan aman.

Tidak hanya Cicil Emas dan Tabungan Emas, sebagai penyedia layanan Bank Emas pertama di Indonesia, Pegadaian juga menawarkan Deposito Emas yang tengah menjadi primadona pada layanan ekosistem bulion tersebut.

Sebagai perusahaan jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian berkomitmen untuk membantu memberikan beragam solusi finansial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Pegadaian juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini.

Untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dalam upaya meng-EMAS-kan Indonesia.

Baca Juga: Anggota DPD RI Lia Istifhama: Program MBG Jadi Peluang Emas BUMDes Perkuat Ketahanan Pangan

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK