Akurat

Efektif, 5 Tips Stop Kebiasaan Boros

Hefriday | 3 April 2025, 18:29 WIB
Efektif, 5 Tips Stop Kebiasaan Boros

AKURAT.CO Siapa sih yang enggak suka belanja atau menikmati hidup dengan penuh kemewahan?

Tapi, kalau kebiasaan ini terus berlanjut tanpa perhitungan, hidup boros bisa jadi bumerang yang bikin dompet kering lebih cepat dari yang diperkirakan.

Gaya hidup seperti ini sering kali tanpa disadari menggerus keuangan dan bahkan bisa menimbulkan masalah di masa depan.

Salah satu dampak paling nyata dari hidup boros adalah kesulitan finansial. Sering kali, orang yang terbiasa menghambur-hamburkan uang tanpa berpikir panjang akhirnya terjebak dalam utang. 
 
Mulai dari cicilan kartu kredit yang membengkak hingga pinjaman online yang terus menumpuk. Akhirnya, bukannya menikmati hidup, justru malah terjebak dalam tekanan keuangan yang bikin stres.
 
 
Selain itu, kebiasaan boros juga bisa menghambat seseorang dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
 
Misalnya, punya impian beli rumah atau kendaraan sendiri, tapi tabungan selalu habis buat hal-hal yang nggak begitu penting. Akibatnya, rencana besar yang seharusnya bisa diwujudkan dalam beberapa tahun malah terus tertunda.
 
Dampak lainnya adalah ketidakstabilan mental dan emosional. Percaya atau enggak, masalah keuangan bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan mental. 
 
Rasa cemas, stres, hingga depresi bisa muncul akibat tekanan finansial yang terus menghantui. Bahkan, hubungan sosial dan keluarga pun bisa terganggu karena seringnya terjadi konflik akibat masalah uang.
 
Lalu, bagaimana cara mengatasi kebiasaan boros ini? Dikutip dari beberapa laman Keuangan, Kamis (3/4/2025), berikut beberapa cara mengatasi kebiasaan boros. 
 
Pertama, mulailah dengan membuat anggaran keuangan yang jelas. Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap bulan agar tahu ke mana saja uang mengalir.
 
Dengan begitu, bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran yang sebenarnya nggak perlu.
 
Kedua, biasakan menabung sebelum membelanjakan uang.
 
Salah satu trik yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan metode pay yourself first, yaitu menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung sebelum menggunakan sisanya untuk kebutuhan lainnya. Dengan cara ini, tabungan akan terus bertambah tanpa terasa.
 
Ketiga, bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Terkadang, kita tergoda untuk membeli barang hanya karena diskon atau tren, padahal sebenarnya nggak terlalu butuh.
 
Sebelum membeli sesuatu, coba tanya pada diri sendiri, "Apakah ini benar-benar penting atau hanya sekadar impulsif?"
 
Keempat, hindari penggunaan kartu kredit secara berlebihan. Kartu kredit memang bisa jadi alat pembayaran yang praktis, tapi kalau nggak digunakan dengan bijak, bisa menjerumuskan ke dalam utang yang sulit dilunasi.
 
Usahakan selalu membayar tagihan tepat waktu dan hanya gunakan kartu kredit untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.
 
Terakhir, mulailah mencari sumber penghasilan tambahan. Jika pengeluaran terasa lebih besar dari pemasukan, mungkin ini saatnya untuk mencari cara lain menambah penghasilan, seperti bekerja sampingan atau berinvestasi.
 
Dengan begitu, keuangan akan lebih stabil dan nggak mudah tergoda untuk hidup boros.
 
Hidup hemat bukan berarti nggak bisa menikmati hidup, tapi lebih kepada mengatur keuangan dengan bijak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dan mencapai impian tanpa harus terjebak dalam masalah finansial.
 
Jadi, yuk mulai kontrol keuangan dari sekarang agar masa depan lebih terjamin!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa