Akurat

Gaji Kamu Kecil? Tenang, Begini Cara Menabung Tanpa Harus Tersiksa

Yosi Winosa | 31 Maret 2025, 12:55 WIB
Gaji Kamu Kecil? Tenang, Begini Cara Menabung Tanpa Harus Tersiksa

AKURAT.CO Banyak orang berpikir menabung itu sulit, apalagi kalau gaji masih di bawah 5 juta per bulan. Gaji pas-pasan sering kali habis hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar tagihan, atau sekadar bersenang-senang dengan nongkrong bersama teman.

Namun, jangan khawatir! Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa menabung tanpa merasa tersiksa. Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga soal kebiasaan dalam mengelola keuangan.

Dikutip dari beberapa laman Tips Keuangan, Senin (31/3/2025), berikut adalah beberapa cara efektif agar tetap bisa menabung meski gaji terbatas.Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat anggaran dan mencatat pengeluaran.

Sebelum mulai menabung, penting untuk mengetahui ke mana saja uang yang kamu peroleh setiap bulan. Cara termudah adalah dengan menerapkan aturan sederhana seperti metode 50/30/20.

Metode ini membagi penghasilan ke dalam tiga kategori utama, yaitu 50% untuk kebutuhan pokok seperti makan, sewa tempat tinggal, transportasi, dan tagihan. Kemudian, 20% dialokasikan untuk tabungan atau investasi, sementara 30% sisanya digunakan untuk hiburan dan gaya hidup, seperti nongkrong, langganan streaming, atau belanja tambahan.

Baca Juga: Tren Belanja Tiket Konser 2025: Generasi Muda Lebih Disiplin Menabung Dibandingkan Kelompok Usia 31-40 Tahun

Jika merasa sulit mengikuti pola ini, kamu bisa menyesuaikan sesuai kondisi keuangan dengan mengubahnya menjadi 60/20/20 atau bahkan 70/20/10. Yang terpenting adalah tetap menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan.

Selain membuat anggaran, penting juga untuk memisahkan rekening tabungan dengan rekening pengeluaran. Jika uang tabungan dicampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari, kemungkinan besar kamu akan tergoda untuk menggunakannya.

Untuk menghindari hal ini, buka rekening tabungan terpisah dan sebaiknya pilih yang tidak memiliki kartu ATM. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah mengambil uang tabungan secara impulsif.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan fitur auto-debet yang ditawarkan oleh banyak bank. Dengan fitur ini, setiap kali gaji masuk, sebagian uang akan langsung ditransfer ke rekening tabungan tanpa perlu kamu pikirkan lagi.

Cara ini sangat efektif karena membuat menabung menjadi kebiasaan otomatis tanpa harus mengandalkan niat semata. Hal lain yang tidak kalah penting dalam menabung adalah memiliki dana darurat.

Dana darurat berfungsi sebagai perlindungan finansial jika terjadi hal-hal tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau keperluan mendesak lainnya. Idealnya, dana darurat harus setidaknya mencakup 3-6 bulan pengeluaran bulanan.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Gencar Menabung dan Lakukan Transaksi Keuangan, Bank Raya Luncurkan Program Pesta Raya

Oleh karena itu, meskipun gaji tidak terlalu besar, usahakan menyisihkan sedikit demi sedikit hingga jumlah dana darurat yang cukup terkumpul. Dengan adanya dana darurat, kamu tidak perlu berutang atau menggunakan tabungan utama saat menghadapi situasi tak terduga.

Salah satu kebiasaan yang sering membuat sulit menabung adalah pengeluaran yang tidak perlu. Tanpa disadari, banyak orang menghabiskan uang untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dikurangi atau bahkan dihindari.

Misalnya, sering membeli kopi kekinian, langganan layanan streaming lebih dari satu, atau belanja online secara impulsif. Jika ingin menabung lebih banyak, coba evaluasi kebiasaan belanja dan mulai kurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Sebagai gantinya, alihkan uang tersebut ke dalam tabungan.Untuk menghemat pengeluaran, kamu juga bisa memanfaatkan promo dan diskon. Belanja kebutuhan pokok tetap bisa lebih hemat jika kamu rajin mencari promo, diskon, atau cashback.

Gunakan aplikasi cashback, kartu member, atau promo bank untuk mengurangi pengeluaran. Namun, perlu diingat untuk tetap bijak dalam memanfaatkan diskon. Jangan sampai tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan hanya karena ada promo menarik.

Jika setelah melakukan berbagai cara pengelolaan keuangan kamu masih merasa sulit menabung, mungkin sudah saatnya mencari tambahan penghasilan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti bekerja freelance, berjualan online, atau melakukan investasi kecil-kecilan.

Beberapa pekerjaan freelance yang bisa dicoba antara lain menulis, desain grafis, atau jasa penerjemahan. Sementara itu, berjualan online juga bisa menjadi pilihan dengan menjual makanan, pakaian, atau barang preloved. Selain itu, kamu juga bisa mulai berinvestasi dalam skala kecil, misalnya dengan reksa dana atau saham yang bisa dimulai dengan modal kecil.

Hindari juga hutang konsumtif yang bisa menghambat proses menabung. Menggunakan kartu kredit atau layanan paylater memang menggoda, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak, bisa menjadi beban di kemudian hari.

Jika memang harus berutang, pastikan itu untuk kebutuhan produktif, bukan sekadar untuk gaya hidup. Hindari membeli barang yang tidak benar-benar dibutuhkan dengan metode cicilan karena bisa membuat pengeluaran semakin membengkak.

Agar semakin termotivasi dalam menabung, tentukan tujuan yang jelas. Menabung tanpa tujuan sering kali membuat seseorang mudah tergoda untuk menarik uangnya. Oleh karena itu, buatlah target spesifik yang ingin dicapai, misalnya menabung untuk liburan sebesar Rp3 juta dalam 6 bulan, membeli gadget baru seharga Rp5 juta dalam 1 tahun, atau mengumpulkan dana darurat sebesar Rp10 juta dalam 2 tahun.

Dengan memiliki tujuan yang jelas, kamu akan lebih semangat untuk menabung dan tidak mudah tergoda untuk menggunakan uang tersebut untuk hal lain.Menabung dengan gaji di bawah 5 juta memang bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kamu tetap bisa menyisihkan uang untuk masa depan.

Kunci utamanya adalah disiplin dan konsisten dalam menerapkan strategi keuangan yang tepat. Mulai dari membuat anggaran, memisahkan rekening tabungan, hingga mencari penghasilan tambahan, semua bisa dilakukan agar keuangan tetap sehat.

Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa tetap menabung tanpa merasa terbebani, bahkan dengan gaji yang terbatas sekalipun. Jadi, mulailah sekarang dan jadikan menabung sebagai kebiasaan positif dalam hidupmu!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa