Rupiah Terjun Bebas! Pernyataan Prabowo Bikin Investor Kabur?

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Selasa (25/2/2025) kembali dibuka melemah 42 poin atau 0,26% menjadi Rp16.610 per dollar AS dari sebelumnya Rp16.568 per dollar AS.
Menurut Analis pasar modal sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai selain disebabkan faktor eksternal, pelemahan rupiah salah satunya juga dipicu oleh ucapan-ucapan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa saham itu judi dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang jatuh tidak ada hubungannya dengan masyarakat kelas bawah.
"Ini pun juga membuat frustasi bagi para investor sehingga banyak dana asing keluar dari pasar modal Indonesia," jelasnya kepada Akurat.co, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga: Alami Pelemahan, Sri Mulyani: Nilai Tukar Rupiah Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain
Ibrahim juga berpendapat bahwa pengumuman kepengurusan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga turut mempengaruhi pelemahan rupiah ini.
"Nah di sisi lain pun juga pembentukan danantara yang kemarin kepengurusannya sudah dibentuk kemudian membuat asing itu kembali keluar. Karena apa? Karena tidak mau bahwa pasar modal itu diintervensi oleh pemerintah," tegasnya.
Apalagi, sambung Ibrahim, adanya pernyataan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang mengaku tengah mengawasi pasar modal.
"Dan ini adanya intervensi pemerintah terhadap mekanisme pasar, terhadap pasar modal, sehingga dianggap bahwa ini tidak aman bagi para investor. Investor menginginkan pemerintah dan lembaga-lembaga tertentu hanya mengawasi saja. Nah itu salah satu yang membuat rupiah terus mengalami kelemahan," pungkas Ibrahim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










