Update Terbaru Jadwal Penukaran Uang Baru di Pintar BI, Segera Sebelum Mudik!

AKURAT.CO Update terbaru jadwal penukaran uang baru di Pintar BI. Yuk, simak penjelasan dalam artikel ini.
Menjelang Lebaran 2025, kebutuhan masyarakat terhadap uang baru meningkat, terutama untuk berbagi Tunjangan Hari Raya (THR).
Bank Indonesia (BI) telah membuka layanan penukaran uang rupiah sejak awal Maret dan akan berlangsung hingga 27 Maret 2025.
BI bekerja sama dengan berbagai bank di seluruh Indonesia untuk mempermudah masyarakat mendapatkan uang pecahan baru.
Selain itu, layanan kas keliling juga disediakan di 4.000 titik, termasuk 1.200 lokasi yang dikelola langsung oleh BI.
Baca Juga: 25 Rekomendasi Hampers Libur Lebaran Idul Fitri: Ada Kue hingga Baju Lebaran
Setiap individu dapat menukarkan uang hingga maksimal Rp 4,3 juta dengan sistem pemesanan melalui platform Pintar BI. Berikut langkah-langkahnya:
Cara Penukaran Uang Baru di Pintar BI
- Kunjungi situs https://pintar.bi.go.id/.
- Pilih menu "Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling".
- Pilih provinsi dan lokasi penukaran yang diinginkan.
- Pilih tanggal yang tersedia sesuai jadwal.
- Isi data pemesanan (NIK KTP, nama, nomor telepon, dan email).
- Tentukan jumlah uang yang akan ditukarkan sesuai ketentuan.
- Unduh atau simpan bukti pemesanan yang dikirimkan melalui email.
- Datang ke lokasi penukaran sesuai jadwal dengan membawa bukti pemesanan.
Ketentuan Penting
- Setiap NIK KTP hanya dapat digunakan untuk satu kali pemesanan hingga proses penukaran selesai.
- Uang yang akan ditukar harus dipilah berdasarkan pecahan dan tahun emisi, serta disusun dengan rapi tanpa menggunakan perekat seperti lakban atau staples.
Baca Juga: Kapan Libur Lebaran Idul Fitri 2025? Catat Tanggalnya Sekarang!
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru untuk Lebaran, segera lakukan pemesanan sebelum jadwal berakhir.
Hindari antrean panjang dengan memanfaatkan layanan online Pintar BI. Jangan sampai kehabisan, tukarkan uang baru sekarang juga!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










