Akurat

Tenangkan Pasar, Sri Mulyani: Saya Tak Akan Mundur

Demi Ermansyah | 18 Maret 2025, 18:19 WIB
Tenangkan Pasar, Sri Mulyani: Saya Tak Akan Mundur

AKURAT.CO Di tengah gonjang-ganjing pasar saham dan isu liar soal mundurnya dari Kabinet Merah Putih, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati akhirnya buka suara.

Dimana dirinya menegaskan masih tetap berada di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan terus menjalankan tugasnya mengelola keuangan negara.

"Di sini saya tegaskan kembali bahwa saya tidak akan mundur," tegas Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Usut punya usut, sebelumnya isu mengenai mundurnya Sri Mulyani menjadi angin kencang bagi perekonomian Indonesia

Bahkan isu tersebut dikaitkan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot tajam hingga 7% dalam satu hari, sehingga menyebabkan banyak investor yang panik dan memilih menarik dananya dari pasar modal.

Baca Juga: IHSG Ambruk hingga Trading Halt, Misbakhun: Negara Hadir Beri Dukungan Penuh

Namun, Sri Mulyani menegaskan bahwa keuangan negara tetap dikelola dengan baik, dan ia bersama tim Kementerian Keuangan terus memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga.

"Saya mengelola APBN dan bersama tim Kemenkeu terus menjaga keuangan negara," katanya.

Terlepas dari isu yang berkembang, Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah tetap berada di jalur yang benar dalam mengelola APBN. Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas ekonomi, kelangsungan pembangunan, serta kepercayaan publik dan investor.

"Kami disini bertanggung jawab untuk terus menjaga keuangan negara. Yang penting, tujuan pembangunan tetap berjalan dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga," tegasnya.

Menurut Sri Mulyani, isu seperti ini memang bisa mempengaruhi sentimen pasar, tetapi fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Oleh karena itu dirinya mengajak masyarakat dan investor untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh rumor yang belum tentu benar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.