Akurat

IHSG Anjlok 1,69 Persen Disesi I, Big Caps Turun Drastis

Hefriday | 4 Maret 2025, 10:40 WIB
IHSG Anjlok 1,69 Persen Disesi I, Big Caps Turun Drastis

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Selasa (4/3/2025) menunjukkan koreksi mendalam, turun 1,69% hingga mencapai level 6.409. Kondisi pasar pagi hari ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan dari para pelaku pasar.

Volume transaksi tercatat mencapai 4,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,38 triliun. Frekuensi perdagangan pun mencapai 348 ribu kali, menandakan aktivitas yang cukup tinggi meski didominasi oleh aksi jual.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 375 saham mengalami pelemahan, sementara hanya 155 saham yang menguat. Sisa 224 saham tidak menunjukkan pergerakan signifikan, mengindikasikan ketidakpastian dalam dinamika pasar.

Tekanan jual yang terjadi terutama datang dari saham-saham Big Caps yang menjadi pendorong utama turunnya IHSG. Saham-saham seperti AMMN, BREN, BMRI, BRMS, hingga MDKA menjadi sorotan karena penurunan yang cukup tajam.

Sektor barang baku dan energi turut menyumbang penurunan pasar, dengan dua saham dari sektor tersebut mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,57% dan 2,47%. Hal ini menambah tekanan negatif terhadap indeks utama.

Baca Juga: IHSG Anjlok 7,83 Persen dalam Sepekan, Investor Asing Lepas Rp10,2 Triliun

Mengacu kepada hasil data dari Bloomberg, Amman Mineral Internasional (AMMN) menurun sebesar 10,47 poin, menjadi salah satu kontributor utama penurunan IHSG pada pagi ini. Penurunan tajam ini mencerminkan ketidakpastian yang dirasakan oleh para investor terhadap sektor pertambangan.

Barito Renewables Energy (BREN) juga tercatat mengalami penurunan sebesar 7,75 poin. Saham BREN yang semula menjadi incaran para investor mengalami koreksi signifikan, menambah beban pada indeks pasar.

Bank Mandiri (BMRI) turun sebesar 7,19 poin, sedangkan saham dari Bank Central Asia (BBCA) tercatat menurun 4,91 poin. Penurunan di sektor perbankan ini menunjukkan adanya kekhawatiran investor terhadap potensi risiko yang melanda sektor keuangan.

Selain itu, saham Chandra Asri Pacific (TPIA) turun sebesar 7,47 poin dan saham Bumi Resources Minerals (BRMS) turun 2,08 poin. Hal ini semakin menguatkan sentimen negatif yang melanda pasar, terutama di sektor industri dan pertambangan.

Di sisi lain, saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga tercatat mengalami penurunan masing-masing sebesar 4,41 poin dan 3,09 poin. Sementara itu, saham Merdeka Copper Gold (MDKA) turun 1,74 poin, menutup daftar saham yang memberikan tekanan pada IHSG di sesi pagi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa