Akurat

ANTM hingga BBRI Warnai 5 Berita Pasar Modal Terpopuler Selama Sepekan

Hefriday | 15 Februari 2025, 19:13 WIB
ANTM hingga BBRI Warnai 5 Berita Pasar Modal Terpopuler Selama Sepekan

AKURAT.CO Sektor pasar modal terus bergerak dinamis, dengan berbagai perkembangan yang menarik perhatian investor.

Sepanjang pekan ini, sejumlah berita menjadi sorotan, mulai dari saham dengan target harga tinggi, kenaikan harga emas, hingga aksi borong saham oleh investor kawakan.

Dikutip dari beberapa sumber, Sabtu (15/2/2025), berikut lima investasi paling populer hingga Jumat (14/2/2025):

1. Saham Consumer Goods Jadi Primadona Jelang
Ramadan

Menjelang Ramadan dan Lebaran 2025, saham sektor consumer goods kembali menarik untuk dikoleksi. Mirae Asset Sekuritas mengungkapkan bahwa ada dua saham utama di sektor ini yang layak diperhatikan karena diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan.

Permintaan yang meningkat selama musim perayaan menjadi katalis positif bagi sektor ini, sehingga para investor mulai menaruh minat lebih besar.

Baca Juga: 15 Juta Investor Banjiri Pasar Modal, Minat Investasi Warga RI Cukup Tinggi

2. Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai rekor baru, menembus Rp 1,7 juta per gram. Peningkatan harga emas ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian global dan kebijakan moneter bank sentral.

Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan signifikan, menarik perhatian para investor yang mencari aset safe haven.

3. Saham yang Meroket 8.000% Kini Dihantui Kekhawatiran

Saham Abadi Nusantara Hijau (PACK) sempat mencatatkan kenaikan luar biasa hingga 8.000%, dari harga awal Rp 37 menjadi Rp 2.990. Namun, dalam dua hari terakhir, saham ini mengalami Auto Rejection Bawah (ARB), memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Volatilitas ekstrem ini menimbulkan pertanyaan apakah tren bullish saham ini masih akan berlanjut atau justru berisiko mengalami koreksi lebih dalam.

 

4. Lo Kheng Hong Terus Borong Saham ABMM

Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menarik perhatian setelah terus menambah kepemilikan sahamnya di PT ABM Investama Tbk (ABMM). Lo, yang dikenal dengan strategi investasi jangka panjangnya, melihat potensi besar dalam saham ini.

Dalam beberapa kesempatan, ia mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk terus mengakumulasi saham tersebut di tengah dinamika pasar.

5. Saham BBRI Ditekan, Investor Asing Lakukan Net Sell Besar-besaran

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengalami tekanan jual yang signifikan dari investor asing. Saham BBRI dibanting keras, dengan transaksi net sell asing terus berlanjut.

Tidak hanya BBRI, beberapa saham perbankan lainnya juga mengalami tekanan serupa. Para analis memperkirakan bahwa aksi jual ini bisa terkait dengan strategi portofolio investor asing yang sedang melakukan rebalancing.

Dalam dunia investasi, pergerakan harga saham dan aset lainnya sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik fundamental maupun sentimen pasar.

Oleh karena itu, investor diharapkan untuk tetap berhati-hati dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Investor perlu tetap memperhatikan tren ekonomi global, kebijakan moneter, serta sentimen pasar untuk mendapatkan hasil investasi yang optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa