Manuver Investor Asing Borong Saham BBRI dan BBCA dalam Sepekan
Hefriday | 18 Januari 2025, 18:25 WIB

AKURAT.CO Pergerakan investor asing di pasar saham Indonesia menarik perhatian pada pekan ini. Setelah sebelumnya mencatatkan aksi beli bersih (net buy) yang signifikan pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), kini giliran saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang menjadi target utama.
Pada perdagangan Rabu (15/1/2025), asing mencetak net buy sebesar Rp429,1 miliar pada saham BBRI. Tren pembelian ini berlanjut pada Kamis (16/1/2025) dengan tambahan Rp364,3 miliar.
Namun, di hari berikutnya, Jumat (17/1/2025), aksi asing berubah arah dengan mencatatkan net sell sebesar Rp116,8 miliar untuk saham BBRI. Selain itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga dilepas oleh asing dengan net sell sebesar Rp63,6 miliar.
Sebaliknya, saham BBCA justru menjadi incaran asing pada Jumat (17/1/2025), dengan aksi net buy sebesar Rp160,9 miliar, menjadikannya transaksi pembelian terbesar di pasar reguler hari itu.
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga menarik perhatian dengan aksi net buy asing mencapai Rp124,8 miliar. Total transaksi net buy asing di seluruh pasar pada hari tersebut tercatat sebesar Rp240,2 miliar, mengurangi total net sell asing sepanjang tahun menjadi Rp 2,68 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,13 poin (0,66%) ke level 7.154,6, menandai penguatan selama tiga hari berturut-turut. Penguatan IHSG ini didorong oleh sentimen positif dari data ekonomi China yang terbaru.
Sebanyak 240 saham naik, 330 saham melemah, dan 236 saham stagnan dengan total nilai transaksi mencapai Rp12,13 triliun. Volume perdagangan mencatatkan 21,72 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.328.103 kali.
Hampir semua sektor mencatat penguatan, dengan sektor barang konsumsi non primer memimpin kenaikan sebesar 2,1%, disusul sektor properti (1,7%) dan teknologi (1,2%). Di sisi lain, sektor transportasi dan kesehatan masing-masing melemah 0,7%, diikuti sektor barang baku (-0,4%) dan keuangan (-0,09%).
Di tengah pergerakan IHSG yang positif, empat saham berhasil mencetak kenaikan signifikan hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melesat 24,7% ke Rp5.400, sementara PT Indo Straits Tbk (PTIS) melonjak 24,3% ke Rp 286. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) juga naik 24,2% ke Rp 256, dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menguat 19,7% ke Rp 10.450.
Sejumlah saham blue chip lainnya juga mencatat transaksi besar, di antaranya:
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp37,58 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 31,12 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 19,62 miliar
- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 12,28 miliar
- PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 11,74 miliar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








