Mengenal Financial Gym dan Cara Menerapkannya

AKURAT.CO Ngomongin soal keuangan, siapa sih yang nggak mau sehat secara finansial? Sama seperti badan yang butuh olahraga biar tetap fit, keuangan kamu juga perlu dilatih dan dijaga kesehatannya. Nah, konsep ini yang sering disebut sebagai "Financial Gym".
Yuk, kita pelajari cara nge-gym keuangan yang cocok buat kamu, kaum milenial yang aktif dan dinamis.
Apa itu financial gym? Istilah ini digunakan untuk menggambarkan aktivitas atau strategi yang dilakukan untuk melatih kesehatan keuangan seseorang. Sama seperti nge-gym fisik, ada beberapa latihan atau langkah yang harus dilakukan secara konsisten. Tujuannya adalah mencapai keseimbangan antara penghasilan, pengeluaran, dan tabungan.
Baca Juga: 3 Tips Keuangan untuk Bayar Cicilan KPR di Tengah Kenaikan Suku Bunga BI
Kenapa penting? Karena kesehatan keuangan bikin hidup kamu lebih tenang, bebas dari stres akibat utang, dan siap menghadapi masa depan dengan percaya diri.
Langkah-langkah Financial Gym
1. Cek Kondisi Keuanganmu
Sebelum mulai nge-gym, kamu perlu tahu kondisi keuanganmu saat ini. Coba tanyakan pada diri sendiri:
- Berapa total penghasilan kamu setiap bulan?
- Berapa pengeluaran tetap dan variabel setiap bulan?
- Apakah kamu punya utang? Kalau iya, berapa jumlahnya?
- Berapa tabungan atau investasi yang kamu miliki?
Gunakan catatan manual atau aplikasi keuangan untuk mencatat semua ini. Anggap aja ini seperti "cek kesehatan" sebelum nge-gym.
2. Latihan Dasar Financial Gym
A. 'Push-Up' Tabungan Darurat
Tabungan darurat adalah fondasi kesehatan keuangan. Usahakan untuk punya dana darurat setara 3-6 bulan pengeluaran bulanan. Mulai dengan menyisihkan 10-20% penghasilanmu setiap bulan.
B. 'Squat' Anggaran
Bikin anggaran bulanan yang realistis dan patuhi. Gunakan metode 50/30/20:
- 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal)
- 30% untuk hiburan atau lifestyle
- 20% untuk tabungan atau investasi
C. 'Plank' Disiplin Keuangan
Disiplin adalah kunci. Jangan tergoda belanja impulsif atau mengikuti tren hanya demi gaya.
3. Tingkatkan Intensitas: Latihan Keuangan Lanjutan
A. Investasi untuk Pemula
Mulai investasi dengan nominal kecil. Pilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko kamu, seperti reksa dana, saham, atau emas.
B. Kurangi Beban Utang
Utang adalah beban yang bikin keuangan nggak sehat. Fokus untuk melunasi utang berbunga tinggi terlebih dahulu. Misalnya, utang kartu kredit.
C. Asuransi untuk Perlindungan
Jangan lupakan proteksi finansial. Miliki asuransi kesehatan atau asuransi jiwa untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga.
4. Evaluasi Hasil Latihan
Gunakan momen evaluasi ini untuk memperbaiki strategi keuangan yang belum efektif. Sama seperti nge-gym fisik, hasil Financial Gym enggak bisa instan. Kamu perlu evaluasi secara berkala:
- Apakah tabungan daruratmu sudah cukup?
- Apakah pengeluaranmu sesuai anggaran?
- Sudahkah kamu mulai berinvestasi?
- Bagaimana progres pelunasan utang?
Tips Supaya Konsisten
1. Cari Teman Gym Keuangan
Ajak teman atau pasangan untuk sama-sama memperbaiki kondisi keuangan. Saling mendukung bikin kamu lebih semangat.
2. Gunakan Aplikasi Keuangan
Banyak aplikasi yang bisa bantu kamu mencatat pengeluaran, menghitung anggaran, hingga memberikan tips keuangan.
3. Beri Reward untuk Diri Sendiri
Kalau berhasil mencapai target keuangan, enggak ada salahnya memberi penghargaan untuk diri sendiri. Misalnya, belanja barang yang kamu inginkan atau traveling.
Financial Gym adalah cara seru dan relevan buat kamu yang ingin sehat secara finansial. Dengan langkah-langkah sederhana seperti menabung, mengatur anggaran, dan berinvestasi, kamu bisa mencapai kebebasan finansial.
Ingat, kesehatan keuangan adalah perjalanan, bukan tujuan. Jadi, mulai latihan dari sekarang dan nikmati hasilnya di masa depan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










