Milenial dan Gen Z Simak, Ini Tips Kelola Keuangan Jitu di Era Digital
Demi Ermansyah | 14 Desember 2024, 19:37 WIB

AKURAT.CO Di era digital, pengelolaan keuangan pribadi semakin dipermudah dengan kehadiran teknologi. Namun, tanpa perencanaan yang matang, kemudahan ini justru bisa menjadi bumerang.
Banyak individu terjebak dalam utang konsumtif atau pengeluaran berlebihan akibat kurangnya kontrol.
Daripada basa-basi lagi, yuk langsung aja simak artikel di bawah ini, dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (14/12/2024).
1. Membuat Anggaran dengan Bantuan Aplikasi
Salah satu langkah pertama dalam pengelolaan keuangan adalah menyusun anggaran. Aplikasi seperti Mint, YNAB (You Need A Budget), atau Spendee mempermudah pengguna melacak pemasukan dan pengeluaran secara real-time.
Langkah Praktis:
- Kategorikan pengeluaran (makan, transportasi, hiburan, dll)
- Tetapkan batas pengeluaran untuk setiap kategori
- Gunakan fitur pengingat otomatis untuk membayar tagihan tepat waktu.
2. Menyisihkan Dana Darurat Secara Konsisten
Dana darurat adalah komponen penting untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya kesehatan. Idealnya, dana darurat setara 3-6 bulan kebutuhan pokok.
Tips Mengumpulkan Dana Darurat:
- Sisihkan minimal 10-20% dari pendapatan setiap bulan ke rekening terpisah
- Manfaatkan fitur tabungan otomatis pada aplikasi perbankan seperti Jenius atau GoPay Save.
3. Investasi di Instrumen yang Aman dan Mudah Diakses
Era digital memudahkan akses ke instrumen investasi seperti reksa dana, saham, atau emas digital. Platform seperti Bibit, Ajaib, dan Pluang menawarkan investasi mulai dari Rp10.000.
Panduan Memulai:
- Tentukan tujuan keuangan (jangka pendek, menengah, atau panjang)
- Pelajari profil risiko Anda melalui kuis yang disediakan aplikasi
- Diversifikasikan investasi untuk meminimalkan risiko.
4. Hindari Godaan Konsumsi Berlebihan
Teknologi sering kali mendorong belanja impulsif melalui promo atau kemudahan transaksi digital. Untuk menghindarinya:
- Aktifkan notifikasi hanya untuk pengeluaran penting
- Batasi penggunaan kartu kredit dan utamakan transaksi dengan uang tunai atau debit.
Dengan strategi ini, pengelolaan keuangan pribadi menjadi lebih terarah dan efisien, bahkan di tengah kemajuan teknologi yang pesat.
Selamat mencoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









