IHSG Nanjak 0,32 Persen, Saham Lippo Group Dominasi Top Gainers

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,32% atau naik 25,02 poin ke level 7.760,06 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (18/10/2024). Penguatan IHSG ini didorong oleh minat beli dari investor asing yang mencatat net buy sebesar Rp287,07 miliar di seluruh pasar.
Di pasar reguler, net buy asing mencapai Rp319,35 miliar, sedangkan di pasar negosiasi terjadi net sell sebesar Rp32,28 miliar. Beberapa saham dengan pembelian asing terbesar termasuk PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatat net buy Rp177,08 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp175,57 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp88,45 miliar.
Sementara itu, saham-saham yang menjadi target penjualan asing terbesar antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell Rp196,95 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp74,79 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp73,83 miliar.
Baca Juga: Tak Cuma Jadi Investasi, Ini Keuntungan Punya Rumah di Usia Muda
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 19 saham mencatat kenaikan dua digit. Saham-saham dari Grup Lippo mendominasi daftar top gainers dengan empat saham berada di posisi teratas, yaitu PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 34,43%, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 30,51%, PT Lippo Securities Tbk (LPPS) naik 27,12%, dan PT Star Pacific Tbk (LPLI) naik 25%.
Selain itu, saham Grup Lippo lainnya yang mencatat kenaikan signifikan antara lain PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).
Top Gainers:
- MLPL (+34,43%)
- MPPA (+30,51%)
- LPPS (+27,12%)
- LPLI (+25,00%)
- BEBS (+20,00%)
Top Losers:
- BTEK (-25,00%)
- TAXI (-20,00%)
- DNAR (-18,56%)
- KREN (-12,50%)
- REAL (-11,11%)
Tujuh indeks sektoral turut menguat bersama IHSG. Sektor properti dan real estat menjadi yang tertinggi dengan lonjakan 1,51%, diikuti sektor barang konsumsi primer yang naik 1,36%, dan sektor teknologi yang terangkat 0,92%. Sektor infrastruktur, perindustrian, keuangan, serta barang konsumsi nonprimer juga mencatat penguatan meskipun lebih moderat.
Di sisi lain, empat sektor mengalami penurunan. Sektor kesehatan mencatat penurunan terbesar dengan anjlok 1,74%, disusul sektor energi yang turun 0,67%, sektor barang baku turun tipis 0,05%, dan sektor transportasi serta logistik melemah 0,03%.
Saham-saham di indeks LQ45 yang mencatat kenaikan tertinggi hari ini termasuk PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) yang menguat 5,62%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 3,48%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 2,73%.
Sedangkan saham-saham di LQ45 yang mencatat penurunan terbesar adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang turun 3,08%, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 3,02%, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 2,14%.
Total volume transaksi di bursa hari ini mencapai 24,76 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,71 triliun. Sebanyak 293 saham menguat, 281 saham turun, dan 225 saham stagnan.
Selama sepekan terakhir, IHSG mencatat akumulasi kenaikan sebesar 3,18%. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah menguat 6,7%, mencerminkan tren positif di tengah volatilitas global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










