Akurat

Waspada, 8 Cara Kenali Investasi Bodong

Hefriday | 14 Oktober 2024, 15:53 WIB
Waspada, 8 Cara Kenali Investasi Bodong

AKURAT.CO Saat ini, semakin banyak orang memilih investasi sebagai cara untuk mencapai tujuan finansial, baik jangka panjang, menengah, maupun pendek. Berbeda dengan menabung yang menawarkan pertumbuhan nilai terbatas, investasi memiliki potensi keuntungan yang lebih besar seiring waktu. 

Namun, di balik janji manis keuntungan, risiko investasi ilegal atau bodong sering kali mengintai. Investasi bodong sering kali ditawarkan dengan iming-iming keuntungan tinggi tanpa risiko yang jelas. 
 
Sayangnya, banyak orang yang tergoda oleh janji tersebut dan akhirnya menjadi korban penipuan. Agar terhindar dari jebakan ini, penting untuk mengetahui cara membedakan investasi legal dan ilegal. Mengutip beberapa sumber, Senin (14/10/2024), berikut adalah delapan cara mudah untuk mengidentifikasi investasi bodong. 
 

1. Cek Lisensi dan Regulasi
 
Investasi legal selalu memiliki lisensi dan diatur oleh pihak berwenang, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelum memutuskan untuk menanam modal, pastikan untuk memeriksa legalitas perusahaan investasi melalui situs resmi OJK. Jangan pernah tergiur oleh perusahaan yang tidak memiliki lisensi yang jelas.

2. Tinjau Profil Perusahaan
 
Perusahaan investasi yang legal memiliki rekam jejak yang dapat ditelusuri, termasuk laporan finansial yang terbuka dan informasi rinci tentang aktivitasnya. Sebaliknya, investasi ilegal cenderung menutupi informasi tentang sumber dana dan penggunaannya, membuat profil perusahaan menjadi samar. Memahami kredibilitas penyedia investasi adalah langkah awal dalam menghindari jebakan.

3. Waspadai Imbal Hasil yang Tidak Masuk Akal
 
Setiap investasi selalu memiliki risiko. Jika ada perusahaan yang menawarkan keuntungan yang terlalu tinggi dengan risiko yang kecil atau bahkan tanpa risiko sama sekali, besar kemungkinan itu adalah investasi bodong. Prinsip high risk, high return harus selalu diingat oleh setiap calon investor.

4. Pahami Kontrak Investasi
 
Sebelum menandatangani kontrak investasi, pastikan untuk memahami semua detail yang ada. Investasi legal selalu memberikan informasi secara transparan tentang risiko dan potensi keuntungan. Sebaliknya, investasi ilegal cenderung memberikan informasi yang tidak jelas dan tidak transparan, terutama terkait dengan risiko.

5. Teliti Sumber dan Penggunaan Dana
 
Investasi yang sah selalu menjelaskan dengan detail mengenai sumber dana dan bagaimana dana tersebut dikelola. Jika perusahaan tidak memberikan informasi yang jelas tentang hal ini, maka perlu diwaspadai. Keterbukaan dalam pengelolaan dana menjadi salah satu tanda penting legalitas sebuah investasi.

6. Hindari Skema Ponzi dan Piramida
 
Skema Ponzi dan piramida adalah salah satu modus investasi bodong yang paling umum. Dalam skema ini, keuntungan investor lama dibayarkan dari setoran investor baru, dan investor lama harus terus merekrut anggota baru untuk mendapatkan imbalan. Modus seperti ini tidak mengelola dana untuk menghasilkan keuntungan nyata, melainkan bergantung pada perekrutan korban baru.

7. Gunakan Sumber Informasi Terpercaya
 
Sebelum berinvestasi, pastikan untuk melakukan riset dari sumber yang terpercaya. Laporan keuangan perusahaan, ulasan pengguna, dan informasi lainnya dapat membantu kamu memahami legalitas perusahaan investasi. Konsultasi dengan perencana keuangan bersertifikat juga merupakan langkah bijak untuk menghindari investasi bodong.

8. Perhatikan Risiko dan Imbal Hasil
 
Ciri investasi legal adalah selalu menawarkan imbal hasil yang sebanding dengan risikonya. Jika suatu investasi menawarkan keuntungan yang besar tanpa risiko, hal tersebut merupakan tanda utama bahwa investasi tersebut ilegal. Menyadari adanya risiko dalam setiap investasi adalah kunci untuk menghindari godaan investasi bodong.

Dengan memahami ciri-ciri investasi legal, kamu dapat lebih waspada terhadap jebakan yang sering dilakukan oleh investasi bodong. Yang terpenting, selalu ingat bahwa investasi yang aman dan terpercaya menawarkan keuntungan yang sebanding dengan risikonya. 
 
Jangan mudah tergiur oleh janji keuntungan besar tanpa risiko. Lakukan riset, pahami seluk beluk investasi, dan pastikan hanya berinvestasi pada perusahaan yang telah diatur oleh lembaga resmi seperti OJK. Dengan waspada dan bijak dalam memilih, kamu dapat memastikan bahwa investasi yang kamu lakukan membawa keuntungan, bukan malah kerugian di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa