5 Tips Memilih Menu Saham bagi Pemula
Hefriday | 11 Oktober 2024, 15:28 WIB

AKURAT.CO Memilih saham untuk investasi sering kali dianggap rumit oleh para pemula. Dalam hal ini memang memerlukan analisis dan pertimbangan yang matang, terutama bagi kamu para pemula.
Namun, dengan strategi yang tepat, kamu bisa meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (11/10/2024), berikut ini adalah 5 tips dasar yang dapat membantu kamu memilih saham dengan bijak.
1. Pahami Fundamental Perusahaan
1. Pahami Fundamental Perusahaan
Sebelum memutuskan membeli saham, sangat penting untuk memeriksa kondisi keuangan dan fundamental perusahaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan termasuk pendapatan, laba bersih, arus kas, serta aset dan liabilitas perusahaan. Perusahaan dengan fundamental kuat cenderung lebih stabil dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi pasar, sehingga investasi kamu lebih aman.
Baca Juga: Penyebab Saham PGEO Hancur-hancuran Sepanjang Tahun Ini
2. Kenali Sektor Industri yang Anda Pahami
2. Kenali Sektor Industri yang Anda Pahami
Memilih saham dari sektor yang Anda kenali akan memberikan keuntungan karena kamu lebih paham dinamika dan prospek industri tersebut. Misalnya, jika kamu memiliki ketertarikan pada sektor teknologi, carilah perusahaan teknologi yang sedang berkembang. Pastikan sektor yang kamu pilih memiliki tren positif untuk jangka panjang, sehingga kamu dapat ikut menikmati pertumbuhannya.
3. Perhatikan Rasio P/E (Price to Earnings Ratio)
3. Perhatikan Rasio P/E (Price to Earnings Ratio)
Rasio P/E merupakan salah satu indikator penting untuk menilai valuasi saham. Rasio ini mengukur perbandingan antara harga saham dengan laba perusahaan. Umumnya, saham dengan rasio P/E rendah dianggap undervalued, artinya harga saham lebih murah dibandingkan dengan laba yang dihasilkan. Namun, jangan hanya terpaku pada rasio ini analisis lainnya juga diperlukan untuk melihat gambaran lengkap dari perusahaan tersebut.
4. Amati Tren Pasar
4. Amati Tren Pasar
Selain menilai fundamental perusahaan, amati pula pergerakan harga sahamnya. Perhatikan apakah saham tersebut sedang dalam tren naik atau turun. Kamu bisa menggunakan analisis teknikal seperti pola candlestick, support, dan resistance untuk menentukan momen terbaik untuk masuk atau keluar dari saham tersebut. Dengan mempelajari tren ini, kamu dapat meminimalkan risiko dari fluktuasi pasar.
5. Diversifikasi Portofolio
5. Diversifikasi Portofolio
Jangan meletakkan seluruh dana investasi kamu hanya dalam satu saham atau satu sektor. Diversifikasi sangat penting untuk mengurangi risiko kerugian. Caranya adalah dengan membagi investasi kamu ke beberapa saham dari sektor yang berbeda. Dengan begitu, jika salah satu sektor mengalami penurunan, kamu masih memiliki perlindungan dari sektor lain yang mungkin berkinerja lebih baik.
Dengan memahami fundamental perusahaan, mengenali sektor yang kamu minati, memperhatikan rasio P/E, mengamati tren pasar, dan diversifikasi portofolio, kamu dapat memulai investasi saham dengan lebih percaya diri.
Dengan memahami fundamental perusahaan, mengenali sektor yang kamu minati, memperhatikan rasio P/E, mengamati tren pasar, dan diversifikasi portofolio, kamu dapat memulai investasi saham dengan lebih percaya diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










