MRA Waskita Buka Peluang BEI Buka Gembok Suspensi Saham

AKURAT.CO Senior Market Chartist Mirae Asset, Nafan Aji Gusta menilai aksi master restructuring agreement (MRA) PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dengan 21 bank senilai Rp26,3 triliun membuka peluang untuk pencabutan status supensi saham perseroan.
Menurutnya rencana pelunasan utang ke kreditur tersebut membawa angin segar dan sentimen positif ke saham perseroan, dengan peluang pencabutan suspensi yang kini kian terbuka.
"Restrukturisasi utang ke suatu bank, yang tentunya harus tuntas, akan berdampak positif (ke saham). Sebab kalau itu belum tuntas, (gembok) suspensi (saham) belum akan terbuka," ujar Nafan saat dihubungi, Selasa (10/9/2024).
Ditambahkan, semestinya langkah MRA ini juga bisa memberikan harapan ke investor, mengingat saham perseroan sudah cukup lama tersuspensi, yakni sejak 8 Mei 2023 lalu. "Investor mengapresiasi ini dan akan terus melihat bagaimana komitmen WSKT dalam rangka menerapkan Good Corporate Governance (GCG) agar mampu meningkatkan kinerja fundamentalnya," imbuh Nafan.
Di luar langkah restrukturisasi, Nafan juga berpesan agar WSKT mampu terus menjaga kinerja laporan keuangannya yang terus menunjukkan perbaikan hingga kuartal II-2024 lalu. "Terutama menekan negative cashflow karena selama ini masih terjadi akan menghambat kinerja fundamental maupun kinerja harga saham," katanya.
Sebelumnya Direktur Utama WSKT, Muhammad Hanugroho mengatakan langkah MRA menjadi sinyal positif bagi saham WSKT. Apalagi, perseroan juga telah merampungkan restukturisasi 3 dari 4 seri obligasi dan masih dalam proses penyelesaian restrukturisasi 1 seri obligasi dimaksud, senilai Rp1,3 triliun.
"Next stepnya kita ke sana (buka suspensi saham). Suspensi ini kan harus clear terkait restrukturisasinya," ujarnya.
Melihat kondisi perseroan saat ini, Oho, sapaannya, mengatakan manajemen Waskita berkomitmen mengembalikan Waskita ke core business atau bisnis intinya sebagai kontraktor murni. Perusahaan pun akan fokus memaksimalkan kapabilitas, pengalaman, dan keahliannya untuk mengerjakan proyek jalan, jembatan, gedung, infrastruktur, air, dan lainnya.
Selain itu, Waskita Karya berkomitmen terus memperkuat tata kelola perusahaan lewat penguatan di sisi Governance, Risk, dan Compliance (GRC). Termasuk mengedepankan integritas, akuntabilitas, dan transparansi.
Penguatan tersebut juga dilakukan dengan membentuk sejumlah komite untuk melakukan profiling proyek rendah risiko yang memiliki uang muka berskema pembayaran monthly payment. Perseroan pun memastikan kegiatan operasional sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Waskita turut melakukan langkah-langkah perbaikan melalui strategi 8 Stream Penyehatan Keuangan secara komprehensif dan berkelanjutan. Di antaranya melakukan sentralisasi procurement, engineering dan lean construction pada proyek-proyek yang sedang berjalan serta melakukan optimalisasi main power planning yang menyesuaikan dengan kinerja perusahaan, kegiatan operasional berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perseroan,” tutur Oho.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









