Akurat

Bangun Kampung Haji di Sukabumi, BPKH Gelontorkan Rp8 Miliar

Yosi Winosa | 14 Agustus 2024, 17:03 WIB
Bangun Kampung Haji di Sukabumi, BPKH Gelontorkan Rp8 Miliar

AKURAT.CO Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) membangun Kampung Haji di Sukabumi sebagai bagian dari upaya BPKH untuk memberikan dukungan ekonomi dan sosial kepada masyarakat.

Dalam program tersebut, BPKH berinvestasi pada pembangunan hunian tetap di lahan seluas 5 hektare untuk warga terdampak bencana. Adapun total alokasi untuk program ini adalah sekitar Rp8 miliar.

Menurut Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah,  program ini tidak hanya membantu korban bencana tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal. "Pembangunan kampung ini menciptakan lapangan kerja dan memberikan stimulus ekonomi kepada daerah, serta membantu meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan hunian yang layak," ujarnya di Sukabumi, Rabu (14/8/2024).

Baca Juga: DPLK Syariah Muamalat Gandeng BPKH dan Takaful Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Fadlul turut menekankan pentingnya niat dan usaha dalam mempersiapkan ibadah haji. Serta,Ia mengungkapkan ini juga merupakan upaya BPKH guna mendukung perekonomian masyarakat dengan mendorong agar bisa menyisihkan tabungan haji."Dengan adanya kampung ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mempersiapkan diri berangkat haji," ujarnya.

Ditambahkan, pembangunan Kampung Haji ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan dana kemaslahan yang mendukung perekonomian masyarakat. Saat ini BPKH mengelola dana sektoran awal haji sebesar Rp170 triliun, dengan Rp3,7 triliun di antaranya dialokasikan sebagai dana abadi umat. "Dana abadi umat ini berasal dari hasil investasi dana tersebut, yang kami alokasikan untuk kegiatan kemaslahan," imbuhnya.

Kemudian, Fadlul Imansyah menjelaskan bahwa setiap tahun, BPKH menganggarkan sekitar Rp200 miliaran dari hasil investasi dana abadi umat untuk program-program kemaslahan. "Kami memastikan bahwa dana ini tidak digunakan langsung dari sektoran awal haji. Dengan begitu, kami dapat menjaga transparansi dan keberlanjutan pengelolaan dana," tambahnya.

Asal tahu, peresmian Kampung Haji tersebut dihadiri oleh berbagai pihak dan menampilkan miniatur penyelenggaraan haji sebagai simbol dukungan. "Miniatur ini adalah doa agar masyarakat dapat menunaikan ibadah haji. Semua upaya ini, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, diharapkan dapat membawa berkah dan manfaat yang signifikan bagi masyarakat," tukas Fadlul.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.