Akurat

Sesi I, IHSG Turun 0,02 Persen ke 7.320,4

Silvia Nur Fajri | 23 Juli 2024, 13:51 WIB
Sesi I, IHSG Turun 0,02 Persen ke 7.320,4

AKURAT.CO Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 0,02% atau 1,5 poin ke 7.320,4 pada perdagangan sesi I, Selasa siang (23/7/2024).

IHSG selama sesi ini bergerak di rentang 7.306-7.347. Tercatat sebanyak 16,4 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai perdagangan sebesar Rp 4,3 triliun dari 622.983 kali transaksi. Sebanyak 243 saham tercatat mencatatkan kenaikan, 291 saham terkoreksi, dan 251 saham stagnan.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memperkirakan IHSG bakal berada di kisaran 7.220 hingga 7.360 pada perdagangan hari ini.

Pada perdagangan awal pekan kemarin, IHSG ditutup menguat sebesar 0,38% dan mencapai level 7.321,97. Selama sesi perdagangan, IHSG sempat mencatatkan kenaikan tertinggi di angka 7.341 dan level terendah hari itu di 7.301. Kapitalisasi pasar IHSG juga meningkat menjadi Rp12.447 triliun.

"Kami mencatat 318 saham mengalami kenaikan, 265 saham turun, dan 212 saham stagnan," ujarnya, Selasa (23/7/2024).

Baca Juga: IHSG Terkoreksi, Saatnya Cicil Saham Big Caps?

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan kemarin, dengan penguatan mencapai 2,68% ke level Rp6.700 per saham.

Namun, bursa saham regional Asia mengalami pelemahan pada hari ini. Faktor utama yang mempengaruhi pasar adalah keputusan Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk mundur dari pencalonan presiden AS periode selanjutnya, gangguan pemadaman TI global, dan kebijakan bank sentral China yang memangkas suku bunga pinjaman.

Presiden Biden memilih untuk mengundurkan diri dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai calon presiden dari kubu Demokrat. "Keputusan ini kemungkinan akan menambah ketidakpastian politik di pasar, yang dapat menimbulkan beberapa guncangan jangka pendek," ujarnya.

Selain itu, pemadaman TI global yang terjadi akibat pembaruan dari perusahaan keamanan siber CrowdStrike juga mempengaruhi pasar. Gangguan ini telah berdampak pada berbagai sektor, termasuk maskapai penerbangan, perbankan, dan layanan kesehatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.