Akurat

Zurich Indonesia Gandeng LiveWell Luncurkan Aplikasi Wellbeing Komprehensif

Yosi Winosa | 18 Juli 2024, 11:27 WIB
Zurich Indonesia Gandeng LiveWell Luncurkan Aplikasi Wellbeing Komprehensif

AKURAT.CO Zurich Indonesia, yang mencakup PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life, secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan LiveWell by Zurich. Aplikasi wellbeing komprehensif ini dirancang untuk mendukung kesehatan fisik, mental, sosial, dan finansial pengguna dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Kolaborasi ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat dengan cara yang mudah dan terintegrasi. Melalui aplikasi LiveWell by Zurich, pengguna dapat memantau serta merayakan pencapaian kesehatan mereka.

Menurut President Director PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, kolaborasi ini adalah bentuk komitmen Zurich Indonesia untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam menjalani gaya hidup sehat melalui aplikasi digital. Menurut Edhi, aplikasi LiveWell by Zurich dirancang untuk secara bertahap dapat diakses oleh nasabah group health atau asuransi kesehatan (Medicillin) serta seluruh nasabah Zurich Indonesia secara gratis.

"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Zurich Indonesia untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam menjalani gaya hidup sehat melalui aplikasi digital. Aplikasi ini akan tersedia secara gratis bagi nasabah group health atau asuransi kesehatan (Medicillin) dan seluruh nasabah Zurich Indonesia secara bertahap," jelasnya dalam acara Media briefing Kolaborasi Zurich Indonesia dan LiveWell Promosikan Aplikasi Wellness Berbasis Gaya Hidup di Graha Zurich, Jakarta, Kamis (18/7/2024).

Baca Juga: Kenali Zurich Family Gen Assurance, Solusi Untuk Kebutuhan Proteksi Sekaligus Warisan

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan "Global Status Report on Physical Activity 2022" mengungkapkan adanya masalah global terkait kurangnya aktivitas fisik. Sekitar 81% remaja dan 27.5% orang dewasa saat ini tidak memenuhi rekomendasi aktivitas fisik minimal untuk mencapai kesehatan optimal.

Pola hidup yang cepat berubah dan meningkatnya perilaku sedentari atau kecenderungan untuk tidak melakukan aktivitas fisik telah menyebabkan peningkatan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) sebesar 30%. Penyakit ini termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan, dan diabetes, yang sebagian besar disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik.

WHO merekomendasikan tingkat aktivitas fisik yang berbeda untuk setiap kelompok umur. Anak-anak dan remaja (10-19 tahun) disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit setiap hari. Sedangkan orang dewasa disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 150 menit per minggu. Bagi lansia, WHO merekomendasikan latihan penguatan otot minimal dua kali seminggu atau olahraga ringan minimal tiga kali seminggu.

Selain itu, CEO LiveWell, Stephanie Lloyd, menjelaskan bahwa aplikasi LiveWell by Zurich dirancang agar penggunanya bisa mengontrol wellbeing mereka sendiri. "Platform digital ini menawarkan pengalaman program kebugaran yang dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan masing-masing individu," kata Stephanie.

Aplikasi ini dilengkapi dengan dua fitur utama berbasis AI. Fitur pertama adalah pemeriksaan vital real-time yang memungkinkan pengguna memantau tanda-tanda vital mereka kapan saja dan di mana saja. Pengguna dapat memanfaatkan kamera ponsel untuk menganalisis tanda-tanda vital, termasuk tingkat stres, variabilitas detak jantung, dan laju pernapasan.

"Fitur ini memberikan wawasan kesehatan yang berharga dan memungkinkan pengguna untuk memantau kesehatan mereka secara langsung tanpa memerlukan perangkat tambahan," tambah Stephanie.

Fitur utama kedua adalah program loyalitas dan marketplace yang memungkinkan pengguna mengumpulkan poin dari berbagai aktivitas sehat yang dilakukan. Poin tersebut kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah yang disediakan di dalam aplikasi.

Di lain sisi, Direktur PT Zurich Topas Life Budi Darmawan, menambahkan bahwa aplikasi ini telah mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa nasabah agency dari Zurich Life telah mendapatkan akses aplikasi ini sejak Mei 2024, yang menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengadopsi teknologi untuk kesehatan mereka.

"Hingga Juni 2024, pengguna aplikasi LiveWell by Zurich di Indonesia telah mencapai puluhan ribu, meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun lalu," ungkap Budi.

Sementara itu, seorang konten kreator gaya hidup dan pembawa acara Adhiramsyah Choesin, juga mengakui manfaat dari aplikasi ini. Setelah mengalami banyak naik-turun dalam menjaga kesehatan, Adhiramsyah menemukan bahwa aplikasi LiveWell by Zurich membantu dirinya dalam menciptakan gaya hidup sehat dengan lebih mudah.

"Setelah mengalami banyak naik-turun dalam menjaga kesehatan, saya menemukan aplikasi LiveWell by Zurich yang membantu saya menciptakan gaya hidup sehat dengan lebih mudah," ujar Adhiramsyah.

Untuk informasi, Zurich Indonesia, yang terdiri dari PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life, beroperasi dengan izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kolaborasi dengan LiveWell by Zurich ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung kesehatan masyarakat Indonesia di era digital.

Dengan berbagai fitur yang ditawarkan, aplikasi LiveWell by Zurich diharapkan dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung gaya hidup sehat dan membantu mengurangi risiko penyakit tidak menular di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.